oleh

Akbar Faizal Indikasi Kecurangan Memang Tercium keras dari Daerah ini

-Pemilu2019-4.964 views
Media Sosial

Barru Pos– Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, mengeluarkan surat rekomendasi ke KPU Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, untuk Pemilihan Suara Ulang ( PSU) di 10 TPS di lima Kecamatan di wilayah Kabupaten Barru.

Di Kabupaten Barru, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, mengeluarkan surat rekomendasi untuk Pemilihan Suara Ulang ( PSU) di 10 TPS, di lima Kecamatan di wilayah Kabupaten Barru.

Diantara TPS akan PSU.

Dapil II Kecamatan Soppeng Riaja dan Kecamatan Balusu.
TPS 2 Mangkoso
TPS 5 Takkalasi

Dapil IV Kecamatan Pujananting dan Kecamatan Tanete Rilau.

TPS 9 Lemoe
TPS 11 Waruwue
TPS 12 Waruwue
TPS 3 Pattappa
TPS 8 Bulo bulo
TPS 3 Lompo Tengah

Dapil V Kecamatan Tanete Rilau

TPS 4 Lalabata
TPS 11 Pao Pao.

Alasan utamanya Bawaslu Barru, terutama kesalahan pemilih tidak terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) atau tidak terdaftar pemilih tambahan (DPTb) dan tidak terdaftar pemilih khusus yaitu ber KTP Elektronik dan mereka semua ber-KTP elektronik luar daerah.

Menyikapi hal ini caleg petahana DPR-RI dari partai NasDem yang juga anggota Komisi Hukum DPR-RI Akbar Faizal, yang dikonfirmasi melalui, Rabu 24 April 2019, mengatakan indikasi kecurangan memang tercium keras dari daerah ini.

“Jika rekomendasi PSU hingga 10 TPS maka itu berarti skenario jahat yang masif terstruktur sejak dari awal sudah direncanakan yang kemungkinan melibatkan penyelenggara dan kekuasaan di wilayah tersebut,” ucapnya

Akbar Faizal mengaku sejak jauh hari sebelumnya telah mendengar penggiringan itu berlangsung.

Mulai dari Kepala Desa, Lurah hingga Kepala OPD yang ditarget mendapatkan jumlah suara tertentu untuk memenangkan istri pejabat tinggi di Barru.

“Dan ini bukan hanya terjadi di Barru tapi juga di Wajo, Pangkep, Sinjai dan beberapa kabupaten lain,” ungkap Akbar yang memang terkenal keras karena selalu didukung oleh data ini.

Baca Juga:  Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pemilu Tahun 2019 di Sulawesi Selatan

“Saya pasti akan memproses hukum semua yang mencoba curang. Saya pembuat UU Pemilu dan UU penyelenggara Pemilu ini. Saya harus mempertanggungjawabkan kualitas produk UU yang saya bikin sendiri dan tidak membiarkan para pencuri kekuasaan ini menikmatinya,” kata Akbar.

Akbar Faizal sendiri melenggang di posisi peraih suara tertinggi untuk mendapatkan kembali kursinya di DPR-RI untuk periode ketiganya pada tabulasi suara yang telah masuk sesuai hasil rekapitulasi ditingkat PPK pada 9 kabupaten yang telah mencapai 35% dari total 9233 TPS di 9 Kabupaten.

Tim Redaksi Barrupos.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed