oleh

Akibat Virus Corona Pemkab Barru Perpanjang Kerja ASN di Rumah 21 April

-Berita-626 views
Media Sosial

BARRU POS– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru memutuskan untuk memperpanjang penyesuaian sistem kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di rumah hingga 21 April 2020.

Perpanjangan bekerja dari rumah (work from home) bagi kalangan pegawai di lingkup Pemkab Barru dilakukan sebagai bagian pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan instansi pemerintahan.

Dalam surat edaran Bupati Barru Suardi Saleh yang ditandatangani 1 April 2020, ASN dan pegawai tetap harus mencapai sasaran kerja dan mencapai target kinerja sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kami harap surat edaran ini dapat dilaksanakan sebaik-baiknya,” kata Suardi Saleh seperti yang tertulis dalam surat edarannya.

Sekadar diketahui, di surat edaran sebelumnya tertanggal 24 Maret, Bupati Barru meminta kepada masing-masing pimpinan SKPD dan unit kerja untuk mengatur pembagian sistem kerja ASN, baik yang harus ke kantor, maupun yang bekerja dari rumah pegawai.

“Kepala SKPD/Unit Kerja mengatur keterwakilan pegawai pada unit kerja, antara yang bertugas di kantor, dan yang bekerja di rumah secara selektif dan akuntabel dengan menyesuaikan kondisi di lapangan dan ditetapkan dengan surat tugas,” tulis Bupati Barru dalam surat edaran sebelumnya.

Untuk pegawai yang bekerja di rumah, kepala SKPD dan unit kerja harus memperhatikan syarat ini. Seperti yang berusia 50 tahun ke atas, menggunakan transportasi umum, bertempat tinggal di luar kabupaten, serta ibu hamil. Begitu pun yang memiliki riwayat penyakit, seperti kanker, gangguan jantung, ginjal, hipertensi, diabetes melitius, batuk, demam tinggi dan gangguan pernapasan.

Di samping itu adalah pegawai yang memiliki riwayat perjalanan luar negeri dan perjalanan di dalam negeri dari daerah yang Terdampak dalam 14 hari kalender terakhir, serta pegawai yang punya anggota keluarga dalam status ODP.

Baca Juga:  Asyik Berjudi Bareng Warga di Bulan Puasa, Oknum Kades Ditangkap

“Bagi pegawai yang ditugaskan bekerja dari rumah, apabila diperlukan untuk hadir ke kantor, maka yang bersangkutan wajib hadir. Dan pegawai yang bekerja dari rumah diwajibkan mengerjakan tugas di rumah (tidak berpergian) dan melaporkan hasil kerja ke atasan langsung setiap hari,” tambah Suardi Saleh.

Hal lainnya yang diatur di surat edaran ini, yakni presensi manual diberlakukan bagi pegawai yang bekerja di kantor dengan tanda tangan pada daftar hadir. Termasuk jika ada rapat atau pertemuan penting yang harus dihadiri, ASN yang sedang melaksanakan tugas di tempat tinggalnya dapat mengikuti rapat tersebut melalui teleconfrence.

“Pegawai yang terindikasi maupun positif Covid-19 diberikan cuti sakit sesuai ketentuan perundangan. Dan yang bersangkutan tetap berhak mendapatkan tunjangan kinerja secara penuh,” pungkasnya.

Rilis: Humas Barru

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed