oleh

Aksi Tanam 1000 Mangrove

-Berita-63 views
Media Sosial

Barrupos.com, Aliansi Pemuda Dampal Utara dan beberapa lembaga lingkungan lainnya melakukan kerjasama untuk melaksanakan aksi penanaman 1000 Mangrove di Dusun Lingian Desa Ogotua Kecamatan Dampal Utara (21/02/2021).

Program ini didukung penuh oleh Pemerintah Kecamatan Dampal Utara. Pak Sapruddin Dg. Parebba, SH saat menyampaikan arahan sebelum aksi penanaman mengatakan sangat mengapresiasi program seperti ini, karena selain untuk melindungi pesisir pantai dari hantaman ombak juga bisa dimanfaatkan sebagai tempat ekowisata.

Selain pihak pemerintah Kecamatan Dampal Utara, Polsek Dampal Utara pun turut serta mendukung kegiatan ini. Terlihat pihak Kepolisian melakukan pengawalan sebelum pemberangkatan dan membersamai dalam aksi penanaman.

Bapak Simanjuntak, sapaan akrab DANPOSLANAL yang wilayah kerjanya mulai dari Kecamatan Dampal Selatan, Dampal Utara hingga Dondo pun mendukung penuh program tersebut. “Mangrove ini selain bermanfaat sebagai tanggul alam, juga nantinya jika dirawat dengan baik maka kedepannya akan menambah destinasi wisata baru untuk wilayah yang ditumbuhi oleh mangrove,” tuturnya. Lebih lanjut, pihak Koramil Kecamatan Dampal Utara yang juga ikut dalam Aksi tersebut mengatakan hal yang senada.

Muhammad Vahrun yang akrab disapa Mato’ juga merupakan aktivis lingkungan dari Yayasan Bone Bula dihadirkan sebagai pembicara untuk mensosialisasikan Program ini mengatakan bahwa banyak manfaat yang bisa diambil dari Mangrove ini. Selain untuk alam, Mangrove juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan untuk pembuatan Handsanitizer, imbuhnya.

Selanjutnya Simpu yang merupakan Penyuluh Kesehatan dari Puskesmas Desa Ogotua pada saat Sosialisasi sebelum aksi penanaman Mangrove, mengamini pernyataan Mato’ dengan harapan program ini dilaksanakan dengan serius, agar harapan-harapan yang disampaikan bisa terwujud.

Aksi Penanaman 1000 Mangrove ini di Sponsori oleh Lindungi Hutan yang juga merupakan Lembaga yang bergerak dibidang lingkungan hidup.

Baca Juga:  Di Mana Penegak Hukum Sampai Hari ini Harun Masiku Belum Di Tangkap

Apapun lembaga yang tergabung dalam Aksi ini mulai dari persiapan hingga pelaksanaannya berjumlah 12 lembaga/komunitas yang terdiri dari berbagai pergerakan dibidang kepemudaan yakni Ikatan Pemuda Pelajar Mandar (IPPM), Satgas Anti Narkoba Dampal Utara, Risma Mutmainnah Bambapula, Risma Nurul Huda Sese, Sekolah Guru Indonesia (SGI), Community Gowes North Dampal (CGO-ND), Komunitas Hijrah Dampal Utara (HDU), Komunitas Pemuda-Pemudi Pecinta Olahraga dan Seni (KOMPAS) Ogotua, Yayasan Bone Bula, LS-ADI Dampal Utara, Risma Nurul Na’im Kabinuang, serta Saka Bhayangkara.

Aksi penanaman 1000 mangrove ini mengangkat tema “Konservasi Mangrove sebagai Hutan Pendidikan dan Ekowisata” dengan harapan kedepannya tempat yang ditanami mangrove bisa menjadi sebuah hutan Pendidikan yang akan memberikan edukasi kepada Masyarakat yang nantinya juga bisa dimanfaatkan sebagai lahan ekowisata. “Kami membuat tema lengkap beserta Desain dan denah Konservasi Mangrove, desain dan denah konservasi pun telah pernah mengikuti ajang bergengsi di tingkat Nasional yakni di Yogyakarta dalam mengatasi permasalahan pesisir dan sesuai dengan kearifan lokal masyarakat sekitar,” tutur Rahmat yang merupakan peserta aksi.

Koordinator Aksi, Reynaldi mengatakan harapan kepada pemuda-pemudi untuk tetap menjaga semangatnya agar aksi ini tidak berhenti hanya sekali pelaksanaan. “Harapan kedepan, pemuda-pemudi bisa menjadi ujung tombak pergerakan dalam melaksanakan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat luas khususnya untuk Kecamatan Dampal Utara yang lebih baik,” tutupnya.

Komentar

News Feed