oleh

Alhamdulillah, Kabar Baik Keluarga 2 Santri di Barru Negatif di Rapid Test

-Berita-1.007 views
Media Sosial

BARRU POS– Kabar baik untuk keluarga dua santri di Barru. Sesuai hasil pemeriksaan rapid test yang dilakukan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, mereka dinyatakan negatif.

10 keluarga yang sudah diperiksa sehari sebelumnya itu pasca-menangani dua santri yang baru pulang dari Jawa Timur, kondisinya sangat sehat. Tidak menunjukkan reaktif positif di hasil rapid test pertama tersebut.

Baca Juga:  Fakar Sesalkan Tim Ahli & Penyidik Kejati Sulsel Usut DAK Rp 39 Miliar di Enrekang

“Alhamdulillah, rapid test yang kita lakukan untuk keluarga yang tinggal se-rumah dengan masing-masing dua santri itu, hasilnya negatif,” sebut Juru Bicara Khusus Covid-19 Barru, dr Amis Rifai, Minggu (03/05/2020).

Sebelumnya, Tim Gugus Tugas Barru yang dikomandoi Bupati Barru Suardi Saleh, bergerak cepat melakukan pemeriksaan kepada keluarga dua santri yang reaktif positif di hasil rapid test. Ada 10 yang diperiksa, yakni 6 di Batupute, dan 4 di Palanro. Begitu juga melakukan penyemprotan disinfektan di rumah keluarga santri tersebut.

Baca Juga:  Ketua Persit KCK Cab XL Kodim 1405, Kembali salurkan Bantuan Sembako

Khusus dua santri yang selama dua hari terakhir menjalani masa isolasi di salah satu ruangan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Barru, masih menunggu hasil swab di laboratorium kesehatan Makassar.

Meski demikian, kondisi kesehatan dua santri yang baru pulang dari Jawa Timur tersebut, hingga berita ini diturunkan, tetap sehat dan bugar. Hanya saja sebagai langkah antisipasi, Tim Gugus Tugas menempatkan di ruang isolasi yang intens dipantau atau ditangani tim medis.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Sampaikan Dukacita atas Berpulangnya Pramono Edhie Wibowo

“Kondisi dua anak kita ini, sehat dan bugar. Mudah-mudahan hasil swab, itu negatif. Dan kita sudah mengirim sampel pemeriksaannya ke Makassar,” tambah dr Amis yang tak lain Kepala Dinas Kesehatan Barru.

Seperti diberitakan, dua santri yang baru pulang ke Barru dari Pondok Pesantren Al-Fatih Jawa Timur, diketahui reaktif positif di rapid test yang dilakukan Puskesmas di Barru, Jumat (1/05/2020). Di hari yang sama, Tim Gugus Tugas langsung membawa ke RSUD untuk pemeriksaan Swab.

Baca Juga:  Alhamdulillah Penerima BLT bagi Warga Barru Diperpanjang hingga 6 Bulan

Kendati reaktif positif di rapid test, bukan berarti dua remaja itu terjangkit Corona. Sebab untuk menentukan seseorang positif atau negatif Corona, acuannya adalah hasil swab. Rapid test hanya untuk mendeteksi dini.

Rilis: Humas Komimfo

Komentar

News Feed