oleh

APK ‘Penunggu Pohon’ Bertebaran Merusak Keindahan

-Berita-1.866 views
Media Sosial

Barru Pos-Menjelang pemilihan umum Pileg dan Pilpres digelar pada 17 April 2019, sejumlah calon legislator mulai ‘turun gelanggang.

Aneka spanduk, baliho, dan pamflet pun mulai bertebaran di sudut-sudut jalanan poros. Tentunya disebar oleh caleg atau pun tim suksesnya. Sayangnya aneka alat peraga itu dipasang serampangan.

Misalnya, dipaku di pohon, ditempel di tiang listrik, dan aneka tempat umum lainnya.

Poster politisi yang dipaku di pohon banyak ditemui di pinggir jalan poros Barru-Pare, serta beberapa titik di wilayah Barru.

Bahkan dalam satu pohon bisa ditempel lebih dari satu poster kampanye.

Para politisi itu seperti tak mengindahkan keindahan lingkungan, serta peraturan yang telah ditetapkan.

Pemantau pemilu Ormas Laki Barru Andi Agus, merasa perihatin melihat APK dipohon, kami berharap ada tindakan Bawaslu untuk membuat rekomendasi ke KPU untuk menurunkan APK tersebut.

Menurutnya, aturan pemasangan alat kampanye itu diatur melalui PKPU nomor 23 tahun 2018, PKPU nomor 28 tahun 2018, PKPU nomor 33 tahun 2018, dan Surat keputusan KPU tahun 2016.

“Setiap caleg dilarang melakukan kampanye di pohon-pohon, karena itu merusak keindahan kota dan lingkungan hidup sendiri, terlebih pemasangan poster caleg di pohon menggunakan paku,” jelasnya.

Ia menjelaskan, bahwa sudah ada Undang-Undang Lingkungan Hidup yang melarang pemasangan baliho dan banner pada pohon, yaitu UU RI no 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. “ungkapnya Andi Agus.

Baca Juga:  Jangan Sekali - Kali Coba Narkoba

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed