oleh

Bakal Calon Bupati Barru Pasang Baliho, Bagaimana Sikap Bawaslu?

-Berita-594 views
Media Sosial

BARRU POS– Meskipun pemilihan kepala daerah (pilkada) di Barru baru digelar 23 September 2020, namun, baliho bakal calon bupati (bacabup) sudah bertebaran, di badan baik dijalan poros maupun di wilayah terpencil.

Ir. H. Abdul Mannan, M.Si, MH Pimpinan Bawaslu Devisi Pengawasan dan antar hubungan antar lembaga dihubungi via telepon, pada Sabtu (28/12/2019) menuturkan, meskipun sudah terjadi “perang’ baliho, pihaknya belum bisa melakukan penindakan, karena belum ada calon bupati dan wakil bupati Barru.

Sebab, secara regulasi belum memasuki tahapan kampanye, nanti 8 Juli 2020 baru masuk tahapan. Termasuk juga belum ada penetapan resmi cabup oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Barru.

“Kami bisa menindak jika sudah memasuki masa tahapan pemilihan. Jadi Bawaslu menyesuaikan dengan regulasi yang ada,” jelasnya.

Penetapan calon 8 juli 2020 dan tahapan kampanye dimulai 11 juli 2020 berdasarkan pkpu nomor 16 tahun 2019 atas perubahan pkpu nomor 15 thn 2019.

Kemudian pemasangan gambar dipohon pinggir jalan itu merupakan bagian tidak terpisahkan dari etika dan estetika keindahan kota.

Terkait masalah etis atau tidak, Ir H Abd Mannan menegaskan itu di luar kewenangan Bawaslu. Kemudian pemasangan gambar dipohon pinggir jalan itu merupakan bagian tidak terpisahkan dari etika dan estetika keindahan kota.

Penertiban baliho, menurut Ir. H. Abdul Mannan, M.Si, MH Pimpinan Bawaslu Devisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga bisa dilakukan petugas satpol PP dan Dinas lingkungan hidup bila pemasangannya tidak berizin alias liar.

Tim: barrupos.com

Baca Juga:  Bupati Barru Serahkan Bantuan Korban Angin Puting Beliung

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed