oleh

Bawaslu Barru Rekomendasi PSU di 9 TPS ke KPU Barru

-Pemilu2019-1.832 views
Media Sosial

Barru Pos– Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, mengeluarkan surat rekomendasi ke KPU Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, untuk Pemilihan Suara Ulang ( PSU) di 9 TPS di lima Kecamatan di wilayah Kabupaten Barru.

“Dari hasil penelitian kami di Bawaslu, kami menemukan kejanggalan di 9 TPS di 5 kecamatan di Kabupaten Barru. Kami menemukan sejumlah pemilih menggunakan hak suaranya yang tidak memenuhi ketentuan,” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Barru, Muhammad Nuralim, Minggu (21/4/2019).

Menurut Muhammad Nuralim, kami telah mengeluarkan surat rekomendasi ke KPU Kabupaten Barru, berdasarkan hasil pengawasan kami dan kejian kami, diantaranya kami rekomendasikan PSU.

TPS 05 Kelurahan Takklasi Kecamatan Balusu, hanya satu surat suara Presiden dan Wakil Presiden.

Sementara di Kelurahan Mangkoso, Kecamatan Soppeng Riaja TPS 02 empat surat suara, Presiden, Wakil Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, TPS 08 Desa Bulo-bulo ada empat surat suara Presiden, Wakil Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi, dan Desa Patappa TPS 03 hanya satu surat suara Presiden dan Wakil Presiden.

“Kecamatan Tanete Riaja TPS 09 Desa Harapan, hanya satu surat suara, Presiden dan Wakil Presiden.

TPS 11 dan 12 Waruwue Kecamatan Tanete Riaja, lima surat suarat, Presiden, Wakil Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Daerah.

Kemudian Desa Lalabata, Kecamatan Tanete Rilau, TPS 04 ada dua surat suara Presiden, Wakil Presiden dan DPR RI.

Terkait hal itu muncul pendapat tapi kami tidak mau disitu apakah Pemugutan Surat Ulang (PSU) diberikan secara keseluruhan atau surat suara yang dilanggar saja, tapi itu kita kembalikan KPU Barru.

Setelah berkoordinasi KPU Pusat apakah rekomendasi itu berlaku untuk 5 surat suara atau kah surat suara yang dilanggar pemilih saja, na ini semua rata-rata pemilih melanggar karena tidak terdaftar daftar pemilih tetap (DPT) atau tidak terdaftar pemilih tambahan (DPTb) dan tidak terdaftar pemilih khusus yaitu ber KTP Elektronik dan meraka semua ber KTP el luar daerah tapi tidak berlamat di TPS bersangkutan.

Baca Juga:  Bawaslu Barru Imbau Peserta Pemilu Taati Aturan Masa Tenang, Langgar Aturan Terancam Pidana Pemilu

Berdasarkan PKPU no 4 itu pelanggaran sehingga harus PSU dan telah kami rekomendasikan 2 TPS lagi secara resmi.

Jadwal PSU 10 hari usai pemilihan, batas akhir PSU tanggal 27 dan KPU Barru nanti yang menentukan apakah dia mau pakei tanggal terahir yang jelas tidak boleh melakukan PSU di atas tanggal 27 April 2019.

Dasar rekomendasi PSU tertuang dalam Undang Undang Nomor 7/2017 Pasal 373,Tentang Pemilihan Umum maka TPS tersebut harus melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

(Pasal 372 Ayat 2. Pemungutan suara di TPS wajib diulang apabila dari hasil penelitian dan pemeriksaan pengawas tps terbukti terdapatkeadaan sebagai berikut.

a. Pembukaan kotak suara dan/atau berkas pemungutan dan penghitungan suara tidak dilakukan menurut tata cara yang ditetapkan dalam ketentuan peraturan
perundang-undangan;
b. petugas KPPS meminta Pemilih memberikan tanda khusus, menandatangani, atau menuliskan nama atau, alamat pada surat suara yang sudah digunakan; ,’
c. petugas KPPS merusak lebih dari satu surat suara yang sudah digunakan oleh Pemilih sehingga surat suara tersebut menjadi tidak sah; dan/atau
d. Pemilih yang tidak memiliki kartu tanda penduduk elektronik dan tidak terdaftar di daftar pemilih tetap dan daftar pemilih tambahan,” jelas Ketua Bawaslu Barru Nuralim.

Diantara TPS akan PSU.

Dapil II Kecamatan Soppeng Riaja dan Kecamatan Balusu.
TPS 2 Mangkoso
TPS 5 Takkalasi

Dapil IV Kecamatan Pujananting dan Kecamatan Tanete Rilau.

TPS 9 Lemoe
TPS 11 Waruwue
TPS 12 Waruwue
TPS 3 Pattappa
TPS 8 Bulo bulo

Dapil V Kecamatan Tanete Rilau

TPS 4 Lalabata
TPS 11 Pao Pao

Laporan: Asiz Kane

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed