Beredar Surat Pemecatan Staf Honorer di Desa Corawalie, LSM LP2TRI Akan Telusuri

Barru Pos–Muh Ridwan Azis ketua LP2TRI Sulsel segera perintahkan Ketua DPD LP2TRI Kabupaten Barru Rudi Kahar, untuk melakukan  investigasi terkait pemecatan sejumlah staf atau honorer harian di kantor Desa Corowalie, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru Sulawesi Selatan.

Menurut Ridwan Azis, saat di hubungi lewat via WA, Sabtu April 2019, mengatakan bahwa dalam konteks pemberhentian atau pemecatan tenaga harian atau honorer di setiap kantor pelayanan masyarakat penanggung jawab atau atasan langsung yang bersangkutan wajib menerangkan tentang motif pemecatan tersebut,” katanya Muh Ridwan.

Seharusnya Kepela Desa yang bersangkutan dapat menjelaskan alasannya faktor-faktor apa sehingga melakukan tindakan seperti itu.

Muhamah Ridwa Azis, menambahkan pemberhentian atau pemecatan tenaga honorer di Kantor Desa harus melalui rekomendasi dari Camat tidak serta Merta Kepala Desa se-enaknya membuat surat pemecatan.

Oleh karena itu saya berpendapat kepada staf Desa dapat melakukan tuntutan dengan mengajukan gugatan ke pengadilan tinggi tata usaha negara, PT TUN untuk memperoleh keadilan.

Hal itu melanggar ketentuan UUD Nomor 6 THN 2014 ttg desa dan Permendagri nomor 83 THN 2015 atau di ubah menjadi Permendagri nomor 67 tahun 2017, Sebagai landasan hukum harus ada rekomendasi dari camat baru’ di nyatakan pemecatan tersebut sudah final.” ucapnya Ridwan Azis.

Penulis : Ridwan Asiz

Barrupos

Tinggalkan Balasan

Next Post

Beda Pilihan Caleg, 3 Warga Barru Terpaksa Bongkar Rumahnya

Sab Apr 20 , 2019
Barru Pos–Tiga Warga di Lingkungam Mangkoso, Kelurahan Mangkoso,  Kecamatan Soppeng Riaja, kabupaten Barru, terpaksa memindahkan rumahnya lantaran beda pilihan caleg dengan sang pemilik tanah. Murni, Lia dan Nur terpaksa memindahkan rumahnya setelah ditelpon oleh sang pemilik tanah. Dia mengaku, ditelpon oleh pemilik tanah dan yang beda pilihan dalam Pemilihan Calon […]

BERITA TERBARU