oleh

Bupati Barru Sebut Komposisi Struktur IKA ITB Nobel Paling Hebat

-Berita-45 views
Media Sosial

Barrupos.com, Penandatanganan MoU antara Pemda Barru dengan Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Nobel Makassar berlangsung meriah di Baruga Singkeru Ada’e, Rujab Bupati Barru, Rabu (22/9/2021).

Pasalnya, kegiatan yang didesain elegan ini, dihadiri oleh sekira lima puluh ASN Pemda yang bergelar Magister Manajemen, dan juga dikukuhkan sebagai Ikatan Alumni ITB Nobel Komisariat Barru.

Bupati Barru dalam arahannya, menyampaikan rasa syukur dan bahagia atas dilantiknya Kepengurusan IKA ITB Nobel Komisariat Kabupaten Barru Periode 2021-2025.

“Saya ucapkan Selamat Kepada Pengurus IKA yang dilantik ini, Selamat menjalankan amanah dan tunjukkan yang terbaik,” harapnya.

Dirinya mengapresiasi Kepengurusan IKA ITB Nobel karena para alumninya semua Magister dan berharap para Alumni ITB Nobel di Barru bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Barru dan mampu memperlihatkan kinerjanya.

“Ini Organisasi Paling Hebat, Semua Anggota nya Magister, ini juga tantangan, ada tanggung jawab moral di dalamnya, seperti yang kita hadapi saat ini, Ada Covid-19, saya berharap IKA Nobel terdepan, utamanya, menelaah recovery ekonomi, bagaimana pemulihan ekonomi pasca Covid-19 ini, Saya tunggu konsep kongkritnya,” sebut Bupati Barru yang menjabarkan bahwa Ikatan pada IKA artinya dipersatukan, supaya fungsinya lebih kuat lagi melahirkan ide dan gagasan, harus ada tanggung jawab moril.

Sebelumnya, Rektor ITB Nobel Dr. H. Mansyur Razak, SE, MM, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Barru atas apresiasi pada Pelantikan Pengurus IKA ITB Nobel, dan jadi IKA ITB Nobel Pertama di Sulsel.

Disebutkannya data di Kabupaten Barru, ada Seratusan Alumni ITB Nobel yang sebelumnya bernama STIE Nobel Makassar.

“Saya berharap para alumni bangga dengan almamater, sebab dari 300 Universitas Swasta, ITB Nobel ada di peringkat Ketiga, setelah UMI dan Unismuh berdasarkan peringkat Dikti di Indonesia Timur, kita juga berharap, Pengurus IKA bisa ambil peran bantu Bapak Bupati dan Pemda untuk percepatan Akselerasi Pembangunan Daerah, jangan permalukan Almamater,” sebut Mansyur Razak yang juga Sekretaris DPP KKDB Barru ini dihadapan segenap undangan yang juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Barru, Andi Adnan, S.STP, M.Si.

Baca Juga:  Mantap! Kini Mengurus Paspor, Cukup di MPP Barru Saja

Ia berpesan agar kelak, Alumninya mampu perlihatkan kompetensi, punya konsep, miliki kompetensi, dan luas koneksi untuk kolaborasi membangun Daerah.

“Saya berharap dimana ada masyarakat butuh bantuan, disitu ada ITB Nobel,” pungkasnya.

Ketua IKA Nobel Komisariat Barru adalah drs. Fariadi Abujahja MM, yang juga Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, dibersamai Wakil Ketua IKA, Herman Jaya, SIP, MM dan drs. Wahyuddin Suyuti MM, dengan Nasrul Halim, SE, MM sebagai Sekretaris Umumnya.

“Alhamdulillah, teman-teman yang tergabung di IKA Nobel, hampir 90 persen adalah ASN, nantinya, bagaimana kita berperan di tengah masyarakat, bicara dana tidak sulit karena sudah ada Gaji,” sebut Fariadi yang mengagendakan penyusunan program kerja di Pulau Dutungan sebagai langkah selanjutnya.

Pada kesempatan sama, juga dilaunching Buku Lintas Analisis Kritis karya Muhammad Tariq, sebagai Putera Asli Barru yang berhasil membukukan Opini nya tentang kebangsaan, literasi, religius dan sosialisme.

( Humas Barru )

Komentar

News Feed