oleh

Bupati Suardi Saleh Buka MTQ Tingkat Kabupaten ke 34 Tahun 2020

-Berita-491 views
Media Sosial

BARRU POS — Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) merupakan program nasional yang dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat Desa/Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi dan Nasional.

Ini dilaksanakan sebagai upaya menggalakkan semangat masyarakat di setiap wilayah untuk lebih mencintai Al Quran dan nilai – nilai Quran.

Baca Juga:  Presiden Jokowi: Saya Tidak Pernah Ragukan Pimpinan KPK

Karena itu, dalam pelaksanaannya diharapkan dapat menarik perhatian masyarakat untuk berbondong-bondong menghadiri event tahunan tersebut.

Kegiatan tahunan yang berlangsung di Alun – alun Kota Barru, Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan, dihadiri ribuan masyarakat barru yang saksikan pembukaan MTQ ke 34 tingkat Kabupaten Barru tahun 2020, Rabu (12/2/2020) malam.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Tinjau Sabo Dam Kali Putih

Kegiatan itu dibuka langsung oleh Bupati Barru, Suardi Saleh, ditandai pukulan bedug, Tampak hadir Forkopimda Barru, para Asisten, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua MUI Barru, beserta pengurus dan Kemenag Sulsel dan barru.

Bupati Barru Suardi Saleh menyampaikan, pelaksanaan MTQ Barru digelar mulai tanggal 12-16 Februari 2020. Kegiatan tahun ini diikuti kafilah dari 7 Kecamatan, dengan jumlah peserta 256 orang, di ikuti 750 orang pengembiran.

“Ini akan mengikuti berbagai cabang Musabaqah yaitu Musabaqah Tilawatil Quran, Musabaqah Hifzil Quran, Musabaqah Khattil Quran, Musabaqah Fahmil Quran dan Musabaqah Syarhil Quran,” sebutnya.

Bupati Suardi Saleh dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk memaknai pelaksanaan MTQ sebagai momentum memaknai Al Quran.

Dirinya juga berharap, pelaksanaan MTQ tidak dipandang sebagai ajang kompetisi belaka, namun dapat menjadi media dakwah dan syiar keagamaan di Kabupaten Barru dan bertujuan persaudaraan dan bersatu.

“Karena keluhuran nilai-nilai Al Quran amatlah penting dijadikan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Melalui MTQ diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk lebih giat mempelajari Al Quran, beserta segala makna yang terkandung di dalamnya,” pungkas Suardi Saleh.

Tim: barrupos.com

Komentar

News Feed