oleh

Desak Presiden Jokowi Cabut Remisi Susrama, Puluhan Jurnalis dan LSM di Barru Gelar Aksi Turun Jalan

-Berita, Hukum-1.648 views
Media Sosial

Barru Pos-Puluhan Jurnalis di kabupaten Barru menggelar unjuk rasa menolak pemberian remisi terhadap pembunuh jurnalis, Senin, 28 Januari di Tugu Payung Poros Makassar-Barru.

Unjuk rasa yang melibatkan jurnalis media on line cetak dan forum LSM ini dikawal ketat oleh pihak keamanan

Usai menggelar aksi ditugu payung, para jurnalis ini kemudian bergerak menuju kantor Kejaksaan Barru. Jurnalis ini membawa sejumlah petisi berisi tuntutan penolakan Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 28 Tahun 2018 tentang pemberian remisi, berupa pidana seumur hidup menjadi pidana sementara.

Dalam selebaran yang dibagi oleh para pengunjuk rasa, menilai keputusan tersebut akan berimplikasi terhadap iklim kebebasan pers di Indonesia.

Juga menilai pelaku tindak kekerasan terhadap angin segar dan berpotensi menimbulkan kejadian yang sama.

Jendral lapangan aksi Arfandi menilai, pemberian remisi tersebut merupakan langkah mundur terhadap penegakan kemerdekaan pers di tanah air. “Pemberian remisi dari hukuman penjara seumur hidup menjadi 20 tahun penjara, akan melemahkan kemerdekaan pers,”kata Arfandi.

Sementara itu ketua Forum LSM Barru Hasan Resi mengatakan, kebebasan pers telah dinodai oleh kebijakan Presiden Joko Widodo.

”Sebagai bentuk perlawanan atas keputusan tersebut, kami meminta presiden mencabut Kepres yang memberikan remisi otak pembunuhan jurnalis di Bali,”kata Hasan yang juga Bupati Lira.

Dari 115 yang narapidana diberikan remisi dari hukuman penjara seumur hidup menjadi sementara, salah satunya adalah I Nyoman Susrama sebagai otak pembunuhan Jurnalis Radar Bali AA Gede Bagus Narendra Prabangsa, mendapat remisi dari seumur hidup menjadi 20 tahun penjara.

Baca Juga:  Perusahaan Kosmetik Korea Skin N Skin Ikut Memberikan Bantuan APD Ke Gugus

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed