oleh

Direktur Kompak Barru, Nilai Proyek Pasar 3,5 Milyar Tidak Sesuai Target

-Berita-823 views
Media Sosial

BARRU POS – Pembangunan Pasar Pekkapao, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, dinilai lambat hingga, pada Kamis (02/01/2020), proyek senilai Rp3,5 miliar itu diduga baru mencapai 70 persen. Padahal, hari kalender sudah habis dan tahun anggaran sudah selasai.

Baca Juga:  Sampaikan Belasungkawa, Presiden Jokowi Ajak Rakyat Indonesia Doakan Almarhumah Ibu Ani Yudhoyono

”Pembangunan belum sesuai harapan dan membuahkan hasil maksimal, tidak sesuai terget menurut Direktur Yayasan Bantuan Hukum Indonesia (YBHI) Harisman saat memantau proyek tersebut bersama jurnalis dilokasi.

Baca Juga:  VIDEO: Ratusan Rider Ikuti Millennial Road Safety Festival di Barru

Harisman menduga lambatnya progres proyek ini salah satunya akibat lemahnya perencanaan pembangunan. Karena jika proses pembangunan baru mencapai 70 persen, berarti potensi-nya agak molor besar.

“Hanya ada satu cara untuk mengantipasi keterlambatan ini. Yakni, dengan mengubah sistem perencanaan. Idealnya, setiap perencanaan pembangunan dilaksanakan sejak awal tahun anggaran baru, sehingga tidak mengganggu pelaksanaan program,” ucap Harisman.

Diketahui, Pembangunan Pasar Pekkapao di Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru 3,5 Milyar lebih dan No SPK : 14 Kontrak/KUMDAG/BR/IX 2019 dangan jangka waktu 111 hari, Sumber Dana APBN 2019 pelaksana PT Aswindo, Putra Mandiri.

Sumber: Direktur Kompak Harisman

Penulis: Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed