oleh

DPMD Pangkep Gelar Rakor Tim Inovasi Kabupaten Ke – 2

-Berita-481 views
Media Sosial

MAKASSAR–Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Inovasi Kabupaten (TIK) ke-2 Program Inovasi Desa tahun anggaran 2019 di Hotel La’ritz Whtree Jl. Lagaligo Makassar, Juma’t (20/12/2019), kemarin.

Rakor yang digelar selama dua hari tersebut dibuka oleh Kepala Dinas DPMD Pangkep, turut hadiri pula Para Ketua Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Se Kabupaten Pangkep, perwakilan dari Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kabupaten Pangkep sebagai pemateri, Para Pendamping Desa ( PD ), dan TIK Pangkep.

Kepala Dinas DPMD Pangkep Abdul Haris Has, konfirmasi melaluo via telepon, via telepon Minggu (22/12/2019), mengatakan dengan adanya program ini diharapkan dapat membantu desa dalam pelaksanaan pembangunan, baik berupa kegiatan fisik maupun pembangunan manusia.

Sehingga desa dapat mewujudkan desa yang mandiri, mampu berdaya saing dalam menjawab segala tantangan yang ada,” ucap Haris Has.

Mengingat program inovasi ini adalah memberi ruang bagi desa dalam memanfaatkan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) yang sudah dipercayakan pemerintah dalam memanfaatkan suatu ide dan berinovasi dalam perencanaan pelaksanaan, sampai kepada pertanggungjawaban sehingga bisa ditiru dari sistem inovasi nya oleh orang lain,” ungkapnya.

Dilanjutkan Abdul Haris Has, TIK kabupaten dan TPID bersama P3MD yang ada tentunya harus mampu menularkan ilmu kepada masyarakat, agar desa-desa kita di Pangkep benar-benar mampu memanfaatkan anggaran yang ada semaksimal mungkin dalam membangun desanya melalui program ini,”lanjutnya.

Untuk pelaksanaan konvergensi kondisi gagal pertumbuhan pada anak (pertumbuhan tubuh dan otak) akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama atau yang lebih dikenal dengan Stunting Pangkep, dalam upaya pencegahan Stunting agar tetap semangat untuk pelaksanaan.

Baca Juga:  Presiden Lepas Kontingen Gerakan Pramuka untuk Ikuti Jambore Kepanduan Dunia XXIV di AS

Selanjutnya agar kita bersama-sama bisa menurunkan angka Stunting di Pangkep, sehingga kita tidak menjadi lokasi khusus (lokus) Stunting untuk tahun-tahun berikutnya dan generasi kita menjadi generasi yang sehat dan cerdas serta mampu bersaing dalam menghadapi tantangan zaman di era globalisasi,”pungkas Haris Has.

Laporan: Ilham

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed