oleh

Evaluasi Pembelajaran Sosiologi: Apa yang Harus di Benahi Dalam Dunia Pendidikan

-BarruPos

Barru Pos—Selamat Hari Pendidikan Nasional, setiap tanggal 2 Mei, bertepatan dengan hari ulang tahun Ki Hadjar Dewantara, pahlawan nasional yang dihormati sebagai bapak pendidikan Nasional Indonesia.

Kalau berbicara masalah pendidikan di Indonesia itu sebenarnya masih  banyak yang kurang maksimal dan harus di benahi mulai dari biaya pendidikan sampai dengan banyak nya anak yang terlantar di jalanan.

Jelas kita ketahui Di Indonesia, pendidikan diatur dan dilundungi oleh berbagai undang-undang yang menaunginya. Bahkan salah satu tujuan Negara Indonesia yang terdapat dalam Pembukaan UUD 1945 adalah “mencerdaskan kehidupan bangsa”. Selain itu di dalam UUD sendiri terdapat pasal-pasal yang mengatur tentang pendidikan.

Salah satunya adalah pasal 31 ayat 1-2 yang berbunyi:
1. Setiap warga Negara berhak mendapatkan pendidikan
2. Setiap warga Negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib untuk membiayainya
Artinya, setiap warga negara berhak bersekolah dimulai dari kelompok belajar (KB) atau pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga tingkat strata 3 (S3) yang bergelar Doktor berhak di dapatkan oleh setiap warga negara tanpa pandang bulu. Yang berarti mulai dari masyarakat “kelas teri” hingga masyarakat “kelas kakap” berhak menikmati pendidikan dan merasakan bangku sekolahan.

Namun, kenyataannya saat ini adalah tidak semua WNI dapat merasakan bangku sekolahan. Pemerintah lupa akan tujuan negara Indonesia yang jelas-jelas sudah tertulis dalam  Pembukaan UUD 1945 dan UUD 1945. Mereka tidak memperhatikan keadaan rakyat Indonesia dan tidak merasa peduli terhadap rakyatnya. Terutama bagi mereka yang berada di pedalaman dan mereka yang tidak mampu secara ekonomi.

Baca Juga  Kepala Kesbangpol Barru Berganti, Ini Penggantinya

Meskipun pendidikan sudah masuk di pelosok atau desa yang terpencil namun  hambatannya di sini adalah sarana dan prasarana yang kurang memadai, sedangkan kita ketahui kita sudah berada zaman modern namun jika melihat realita masih banyak sekolah yang kekurangan sarana dan prasarana.

Sementara itu, untuk mereka yang tidak mampu secara ekonomi akan memutuskan untuk tidak bersekolah karena mereka lebih memikirkan bagaimana caranya bertahan hidup dan mencari makan daripada untuk bersekolah. jelas sudah ditetapkan dalam undang-undang dengan sangat jelas mengenai pendidikan itu sendiri.

Na, Sebagai calon pendidik bagaimana kita  bisa memberikan motivasi kepada masyarakat bahwa pendidikan itu sangat penting.

Dan yang paling penting adalah dunia pendidikan itu sendiri adalah pembentukan karakter dan akhlak memang harus di utamakan mulai dari pendidikan keluarga, karena pendidikan akhlak ini sangat berpengaruh besar bagaimana nanti kedepannya iya bisa menjadi orang Yang luar biasa bukan hanya karena kepintaran yang di miliki namun karena akhlak mulia, sebenarnya Indonesia itu tidak kekurangan orang yang pintar’ tpi Karena kurang nya orang yang jujur.” ujar Hasmawaty Abbas.

Reporter: Sudirman

Komentar

News Feed