oleh

Generasi Millenial Ramah Dengan Moralitas dan Spiritualitas

-opini-45 views
Media Sosial

Barrupos.com, Setiap negara pasti menginginkan suatu warga negaranya berakhlaq mulia. baik terhadap seagama maupaun tidak seagama. Tetapi dapat dilihat pada pesat lajunya era globalisasi saat ini banyak dari anak kecil sampai anak remaja yang tidak memiliki akhlaq. Salah satunya tidak berakhlaq sesama yang lebih tua. Contoh nya, tidak berakhlaq terhadap orang tua, guru, teman, tetangga, dan orang-orang yang ada di sekitar nya. Hal ini dapat mempengaruhi warga negara yang tinggal di negara tersebut.

Era millenial adalah era yang ditandai antara lain oleh lahirnya generasi yang memiliki ciri-ciri yaitu Suka dengan kebebasan, menang melakukan personalisasi, Mengandalkan kecepatan informasi, suka belajar, bekerja dengan lingkungan inovatif, aktif berkolaborasi, kaya ide dan gagasan, percaya diri dan berani mengungkapkan pendapat tanpa ragu, pandai bersosialisasi dan berselancar di sosial media dan internet.

Sebagai akibat dari ketergantungan yang tinggi terhadap internet dan media sosial, mereka menjadi pribadi yang malas, tidak mendalam, tidak membumi, tidak bersosialisasi, cenderung lemah dalam nilai-nilai kebersamaan, kegotong royongan, kehangatan lingkungan, kepedulian sosial, cenderung bebas, kebarat-baratan, dan tidak memperhatikan etika, aturan formal, adat istiadat, tata krama dan akhlaq.

Dalam membentuk karakter generasi millenial yang berakhlaq mulia yaitu dapat dilihat dengan sifat dan karakteristik pendidikan Islam, perhatian terhadap perbaikan karakter, pendidikan Islam dalam penyiapan generasi unggul, meneladani sifat Rasulullah SAW, menyiapkan sumber daya manusia dan mengatasi berbagai problema kehidupan yang timbul di era tersebut.

Dengan memperhatikan catatan tersebut di atas, dapat merubah dan membentuk karakter generasi millenial yang berakhlaq mulia. Sehingga dengan adanya upaya tersebut dapat terciptanya dan terbentuknya warga negara yang berakhlaq mulia.

Baca Juga:  Reformasi Kebijakan Publik (Perspektif Makro dan Mikro

Dalam dunia yang serba cepat diiringi dengan kecepatan perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan, orientasi sebagian besar orang adalah mengejar kesuksesan, mengumpulkan materi dan kekuasaan. Apakah akhlak mulia yang penuh dengan norma dan etika masih diperlukan dalam situasi seperti sekarang ? Sebagai seorang muslim/muslimah, saya yakin jawabannya akhlak mulia tetap harus dipertahankan hingga akhir zaman. Mengapa? Misi utama diturunkannya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW adalah untuk memperbaiki perilaku manusia mulai sejak diturunkannya wahyu pertama hingga akhir zaman. Dalam Surat Al-Qalam ayat 4 sebagai berikut:

وَإِنَّكَ لَعَلى خُلُقٍ عَظِيمٍ

Sesungguhnya engkau (Muhammad) berada di atas budi pekerti yang agung. QS. al-Qalam : 4

Artinya, Rasulullah sendiri adalah contoh dan teladan bagi kemuliaan akhlak yang harus dicontoh oleh semua umat Islam. Akhlak mencerminkan bagaimana ajaran-ajaran Qur’an ditampilkan oleh para pemeluknya. Jika akhlak mulia yang ditampilkan maka wajah Islam sebagai ajaran

Komentar

News Feed