oleh

Gubernur DKI Ada 8 Korban Meninggal Dunia Akibat Kericuhan 21-22 Mei

-Berita-1.332 views
Media Sosial

Barru Pos–Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyebut ada 8 korban meninggal dunia akibat kericuhan yang terjadi dalam unjuk rasa 21-22 Mei. Sementara, 737 orang harus mendapat penanganan di berbagai rumah sakit.

“Menangkis kesimpangsiuran banyak korban meninggal. Yang benar dari RS yang kita kelola delapan orang,” ujar Anies saat saat meninjau area Bawaslu pascakericuhan, Kamis (23/5). Data 8 orang meninggal ini valid per pukul 11.00 WIB pada Kamis.

Selain korban meninggal, Anies juga menyebut sebanyak 737 orang mendapat penanganan kesehatan di berbagai rumah sakit. “Jenis diagnosis korban terbanyak nontrauma 93 orang, luka berat 79, luka ringan 462 dan 96 belum ada keterangan,” katanya.

Dia melanjutkan, secara usia, 294 orang korban adalah usia 20-29 tahun. 170 anak di bawah usia 19 tahun. “Anak-anak muda cukup banyak,” ucapnya.

“Semua proses percayakan polisi penyelidikan data ada di RS. Seluruh masyarakat terus waspada karena aksi damai berjalan dengan baik. Ada pihak yang melakukan kericuhan harus kita pantau,” lanjutnya.

Berikut data korban meninggal aksi 21 dan 22 Mei 2019 yang dimiliki Pemprov DKI:

1. Farhan Syafero, laki-laki, 31 tahun, alamat Depok, Jabar. Meninggal di RS Budi Kemuliaan (jenazah dirujuk ke RSCM). Tanggal 22 Mei 2019.

2. M. Reyhan Fajari, laki-laki, 16 tahun-tahun, alamat Jl. Petamburan 5, RT 010/05, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Meninggal di RSAL Mintoharjo. Tanggal 22 Mei 2019.

3. Abdul Ajiz, laki-laki, 27 tahun, alamat Pandeglang, Banten. Meninggal di RS Pelni. Tanggal 22 Mei 2019.

4. Bachtiar Alamsyah, laki-laki, alamat Batu ceper, Tangerang. Meninggal di RS Pelni. Tanggal 22 Mei 2019.

5. Adam Nooryan, laki-laki, 19 tahun, alamat Jl. Sawah Lio II gg 3 no 6A RT 6/1 Jembatan 5, Tambora. Meninggal di RSUD Tarakan. Tanggal 22 Mei 2019.

Baca Juga:  Soal Virus Covid-19, Alhamdulillah di Barru Masih Zona Aman

6. Widianto Rizky Ramadan, laki-laki, 17 tahun, alamat Jl. Slipi Kebon Sayur, Kemanggisan, Slipi. Meninggal di RSUD Tarakan.

7. Tanpa Identitas, laki-laki. Meninggal di RS Dharmais. Tanggal 22 Mei 2019.

8. Sandro, laki-laki, 31 tahun. Meninggal di RSUD Tarakan, tanggal 23 Mei 2019. Pasca rawat sejak 22 Mei 2019.

Redaksi Barrupos.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed