oleh

Jubir Covid-19 Barru: Positif Rapid Test Bukan Jadi Patokan, Hanya Deteksi Awal

-Berita-286 views
Media Sosial

BARRU POS –Sebanyak 2 santri di kabupaten Barru yang reaktif atau menunjukkan hasil posiif ketika dilakukan rapid test oleh Tim Gugus dan Jubir Covid-19 Dokter Amis, selaku juga Kepala Dinas Kabupaten Barru.

2 Santri tersebut berasal dari dua wilayah di Kabupaten Barru yang berbeda. Mereka, kini tengah diisolasi oleh rumah sakit umum (RSUD) Barru.

Baca Juga:  Polres Barru Gencar Lakukan Razia di Sejumlah Tempat Hiburan Malam

Walau demikian, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Barru dokter Amis mengatakan, jika positif saat dirapid test bukanlah patokan seseorang dinyatakan terpapar dan terkonfirmasi Covid-19.

Rapid test, lanjut dokter, hanya merupakan deteksi awal apakah seseorang tersebut terindikasi terpapar virus corona atau tidak.

Baca Juga:  Peduli Warganya Serda Lasakka Melayat ke Rumah Duka

“Reaktif rapid bukan sebuah patokan jika yang bersangkutan itu positif,” jelasnya saat memberikan keterangan rilis di posko covid-19 Jln Sultan Hasanuddin, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Sulsel, Jumat (01/05/2020) kemarin.

Sementara untuk penegakan diagnosa atau hasil yang sebenarnya apakah yang bersangkutan positif atau tidak adalah dengan menggunakan tes swab.

Baca Juga:  Divisi Legal Angkasa Pura 1 Luncurkan Sistem Informasi Hukum Elektronik

Sehingga jika seseorang reaktif rapid test, maka akan dilakukan tes swab untuk memastikan. “Jadi memang belum tentu yang reaktif rapid ini positif,” jelasnya.

Oleh karena itu,pihaknya meminta masyarakat tak salah kaprah terkait 2 santri yang dirapid test dan menunjukkan hasil yang reaktif, atau postif kita tunggu saja hasilnya tes swabnya,” pungkasnya.

Tim” barrupos.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed