oleh

Jurnalis dan LSM Wartawan Barru Mendesak Presiden Agar Pemberian Remisi Pembunuhan Wartawan di Cabut

-Berita-1.688 views
Media Sosial
Jurnalis dan LSM bersatu mendesak Presiden, agar otak pembunuhan Wartawan Radar Bali di cabut remisinya agar kembali mendapat hukuman seumur hidup.(Foto/Aziz Barrupos.

Barru Pos-Wartawan dan LSM di Barru, melakukan aksi solidaritas, menolak pemberian remisi kepada I Nyoman Susrama, yang meruapakan otak pembunuhan wartawan Radar Bali, AA Gde Bagus Narendra Prabangsa.

Aksi yang dilaksanakan di tugu payung kota Barru, Senin (28/1/2019) kemarin tersebut, dikuti puluhan wartawan lintas organsasi, dan elemen wartawan lain bagitu juga pihak LSM se-Kabupaten Barru.

Koordinator aksi Irfan selaku Direktur Barrupos.com mengatakan aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk rasa prihatin atas pemberian remisi terhadap Susrama, pemberian remisi itu, benar-benar menciderai kebebasan pers di Indonesia.

“Remisi yang diberikan, sudah mencederai kebebasan pers di Indonesia, jadi tuntukan kami hanya satu, cabut remisi tersebut,” ungkap Irfan.

“Dia otak pembuhan itu, dan hakim memutuskan vonis seumur hidup, malah kok mendapatkan remisi, bagaimana kedepannya kebebasan pers di negara ini,” ungkap Irfan.

Dalam aksi itu, para wartawan juga membawa poster yang isinya meminta remisi untuk Susrama dicabut.

 

Reporter : Aziz

Baca Juga:  Ucapan Selamat Presiden Jokowi untuk Kongres Partai Gerindra

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed