oleh

Kecam Polres Barru dan Dinas Perikanan Kabupaten Barru

-Berita-4.035 views
Media Sosial

Barru Pos–Rumah Aspirasi Indonesia, kembali menyerap aspirasi yang disampaikan oleh salah satu kelompok nelayan di Kecamatan Tanete Rilau Kabupaten Barru(13/06/2019)

Dalam penerimaan aspirasi itu, banyak keluhan yang disampaikan oleh kelompok nelayan, yakni masih maraknya nelayan yang menggunakan pukat Hela (Trawl) serta mirisnya lagi, bantuan dari pemerintah daerah yang tidak merata kepada kelompok nelayan, pasalnya bantuan dari pemerintah daerah kepada kelompok nelayan hanya terus bergulir kepada nelayan yang sama setiap tahunnya.

Pengurus Rumah Aspirasi Indonesia, yakni Khaeril Anwar S,H yang juga turut serta menerima aspirasi dari nelayan mengatakan bahwa, Polres Kabupaten Barru harus menindak tegas dan memberikan sanksi hukum kepada para pelaku yang menggunakan alat tangkap ikan yang terlarang yakni pukat Hela (Trawl), sebab alat tangkap ini sangat tidak ramah lingkungan dan merusak sumber daya yang ada pada laut kabupaten Barru.

Penggunaan Pukat Hela atau Trawl, sudah jelas dilarang dalam Peraturan Mentri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia No.2 Tahun 2015 pasal 2 dan pasal 3, tegas khaeril yang juga merupakan aktivis mahasiswa UIN Alauddin Makassar.

Pemerintah Daerah dalam hal ini dinas perikanan kabupaten Barru juga semestinya lebih teliti dalam merealisasikan program bantuan nelayan, sebab berdasarkan laporan yang kami terima dari salah satu kelompok nelayan bahwa program bantuan nelayan itu tidak pernah merata bahkan ada nelayan yang tiap tahunnya menerima bantuan, sementara masih ada nelayan yang sama sekali tidak pernah menerima bantuan, dan lebih parahnya lagi ada oknum yang telah memperjual belikan bantuan nelayan, kata khaeril.

Dalam waktu dekat, kami akan mendatangi Dinas Perikanan Kabupaten Barru dan juga Polres Barru agar segera menindak lanjuti masalah ini, imbuh khaeril selaku pengurus pusat Rumah Aspirasi Indonesia.

Baca Juga:  Kasdam XII/Tpr Letakan Batu Pertama Pembangunan Pastori GPIB Mamuraja

Reporter: Mudaksir Anci

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed