oleh

Kepala Dusun Manuba Bentuk Sekolah Non Formal

-Pendidikan-1.809 views
Media Sosial
Syahibatul Hamdi Kepala Dusun Manuba (Syamsuryadi/barrpos)

Barrupos — Syahibatul Hamdi Kepala Dusun Manuba, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, berniat tuntaskan buta aksara di daerahnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik pada  2017 di Kabupaten Barru, angka buta aksara masih sangat tinggi.

Adapun, Desa manuba Dusun Manuba memiliki fasilitas pendidikan yang sangat minim.

Apalagi persoalan ini menggerakkan hati mahasiswa direktur lembaga ekonomi mahasiswa islam (LEMI HMI MPO) cabang barru, Syahibatul hamdi membentuk komunitas literasi.

“Penduduk cenderung konsumtif, cari uang dan sebagainya ketimbang fokus pendidikan. Jadi, kami memberikan sedikit pencerahan kalau pendidikan itu penting,” katanya kepada barrupos.com, Selasa (12/03/2019).

Ide ini muncul sejak tahun 2018, Namun, baru terealisasi tahun ini tepatnya bulan maret. Bila sebelumnya Hamdi tak dapat berbuat banyak lantaran kurang dana, kini ia bisa mengajukan ide membentuk sekolah non formal khusus masyarakat Dusun Manuba dalam Program penuntasan buta aksara.

Sasaran program ini, anak-anak, pemuda bahkan orangtua usia lanjut. Diajarkan membaca, dan menulis sedangkan, pemuda diajarkan mengelola, dan orangtua di ajarkan membaca serta menghitung.

“Sehingga, juga dapat terbentuk perkumpulan pemuda disebut IRM . Mereka nantinya dapat berdiskusi soal upaya pengembangan pendidikan di manuba,” lanjut Hamdi.

Hamdi tidak begitu kesulitan mencari tempat merealisasi idenya ini. Pasca dilantiknya sebagai kepala dusun Ia memanfaatkan moment ini sebagai upaya pencerdasan masyarakat. Kolom rumahnyapun menjadi pusat belajar mengajar, serta direnovasi menjadi perpustakaan mini.

“Kalau mau mulai kelas, nantinya kita beri waktu anak-anak dan pemuda suntuk membaca buku, Setelah itu, bersama-sama kita mendiskusikan bacaan. Yang biasa juga memancing pemuda mengutarakan aspirasinya soal tata kelola desa, serta orang tua kita fokuskan pintar membaca terlebih dahulu,” lanjut hamdi.

Baca Juga:  SMP Negeri 1 barru Dapat Bantuan Komputer dari Alumni 75

Sekolah non formal ini bejerjasama dengan pihak dinas pendidikan Kabupaten Barru dengan mengikut sertakan peserta didik mengikuti ujian paket, setara dengan sekolah formal bagi peserta didik yang putus sekolah,” tutupnya.

Hamdi terus melatih anak-anak dan pemuda guna mengurangi angka buta aksara di manuba.

Reporter : Syamsuryadi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed