oleh

Ketua Tim Kallolona Macca : KPU Harus Tegas, Bukan Ngegas

-Politik-126 views
Media Sosial

Barrupos.com, Pilkada Kab. Barru 2020 kian memanas.
Pasalnya kandidat cawabup nomor urut 2, Aska Mappe diduga tidak melengkapi berkas terkait pencalonannya.

Sebagaimana diketahui, bahwa pada tanggal 07 November 2020, KPU Kab. Barru telah menyurati cawabup 02 tersebut dengan nomor surat : 533/PL.02.04-SD/7311/KPU-KAB/XI/2020 yang ditandatangani langsung oleh ketua KPU Kab. Barru, Syarifuddin H.Ukkas.
Perihal tindak lanjut atas surat keputusan Kapolda Sulsel.
Pada surat tersebut KPU Kab. Barru memberikan dasar aturan yaitu, Peraturan Kepala Kepolisian Republik Indonesia, nomor 19 tahun 2020, pasal 17 ayat 2.
Yang mana saudara Aska Mappe harus menyerahkan surat keputusan pemberhentian sebagai anggota polri, yang ditandatangani oleh KAPOLRI bukan KAPOLDA.

Dengan adanya surat KPU yang ditujukan kepada cawabup 02 tersebut, menjelaskan bahwa sampai pada tanggal 07 November 2020 berkas persyaratan terkait SK pemberhentian beliau selaku anggota polri, belum terlengkapi sesuai aturan perkapolri no.19 thn 2020, dalam surat KPU tersebut.

Permasalahan ini kian memanas, dengan banyaknya muncul tafsiran-tafsiran dari para ahli hukum, dan juga pembenaran dari pihak KPU Kab. Barru.

Semntara itu, Aktivis pemuda Barru, Sulfarid Saleh yang juga selaku Ketua Tim Pemuda Kallolona MACCA menyayangkan adanya indikasi cacat wewenang dan cacat prosedural dalam SK pemberhentian Aska Mappe.

Menurutnya, KPU Kab. Barru tidak tegas dalam mengambil tindakan berdasarkan aturannya sendiri dan cenderung melakukan pembenaran atas SK pemberhentian cawabup 02 yang ditandatangani oleh KAPOLDA.

“Kita tidak usah terlalu pusing dengan produk hukum yang berbeda sebagai dasar permasalahannya.
Logikanya, KPU sebagai penyelenggara, telah memberikan dasar aturan tentang SK pemberhentian dengan memperhatikan PERKAPOLRI nomor 19 tahun 2020, pasal 17 ayat 2, bahwa SK pemberhentian tersebut harus ditandatangani oleh Kapolri. Itu tertulis jelas pada surat yang disampaikan KPU Barru ke bapak Aska Mappe selaku cawabup 02, dan itulah yang harus diikuti”. Ucap Sulfarid.

Baca Juga:  Minus Satu Hari Pendaftaran Bupati, Ketua DPC PKB Barru Belum Ambil Formulir

Sulfarid saleh, yang akrab disapa Farid, juga mengatakan bahwa KPU harus menyelesaikan masalah ini dengan cepat dan sebijak mungkin dalam mengambil keputusan.

“Saya harap KPU tegas, jangan buat pusing masyarakat Barru, kalau seluruh berkas bapak Aska Mappe memenuhi syarat sejak tanggal 28 september, ngapain KPU menyurati bapak Aska Mappe pada tanggal 07 November?” Tutupnya.

Tim Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed