oleh

Kondisi Pasar Tradisional Ralla, Sangat Memprehatinkan

-Ekonomi-1.489 views
Media Sosial

Barru Pos–Sejak dibangun pada tahun 2015 lalu hingga sekarang, Pasar Ralla, Lingkungan Maruala Kecamatan Tanete Riaja Kabupaten Barru Adanya temuan di lantai dua, terlihat, WC , ruang kator pasar Ralla di nyatakan Tidak aktip sudah rusak, pintu wc sudah rusak juga. Kondisi Pasar tradisional Ralla ini saat ini memprihatinkan.

Dari pantauan Barrupos.com, Jumat 4 April 2019 bangunan mulai rapuh, terlihat plafon rusak bahkan Ada juga kabel terhambur di lantai 2, dan ada juga temuan 3 botol kosong miras bermerek Anggur Merah, banyak yang nyaris roboh hingga membahayakan para pedagang yang sedang berjualan.

Pasar ini baru menjelang 4 tahun selesai di kerja, tidak terlalu di perhatikan, banyak pedagang yang mengeluh dengan kondisi pasar.

Sebab kondisi ini juga dinilai berpengaruh pada peminat pembeli dan antusias para pedagang.

Seorang pengunjung, EK, mengakui jika kondisi bangunan pasar yang memprihatinkan ini membuat pengunjung kurang nyaman dan takut melitas adanya flapon mau runtuh. Bahkan saat turun hujan lebat, atap pasar banyak yang bocor.

“Kondisi pasar ini meragukan, kalo bangunan rusak begini bagaimana pembeli mau masuk. Kami saja tidak nyaman, dan semua wc rusak, baunya tidak bisah membayangkan kalau pengunjung mau masuk wc, tidak ada yang aktip.” ungkapnya.

Menurutnya dengan kondisi kerusakan seperti pada atap pasar, lapak para pedagang, lantai pasar hingga tiang penyangga membuat kondisi pasar semakin semrawut dan praktis membuat para pedagang dan warga yang belanja khawatir.

Ek, berharap pemerintah maupun instansi terkait untuk segera memperbaiki bangunan pasar tradisional Ralla tersebut.

Hal senada juga dikatakan Menik, kondisi pasar sejak dibangun pada tahun 2015 silam hingga sekarang sangat mengalami rusak.

Baca Juga:  Barru yang Dulu Dikenal Penghasil Vaname, Justru Redup, ini Penyebanya

Bahkan tidak adanya perawatan dan kurang adanya penertiban pedagang lapak dadakan di sekitar jalan juga mempengaruhi penghasilan para pedagang yang berjualan di kios, padahal banyak kios yang masih kosong tidak di tempati. Padahal sudah melakukan peresmian kata petugas pasar.” katanya Manik.

Reporter: Sudirman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed