oleh

Kuat Bukti, Tiga Jadi Tersangka Kasus Penyalagunaan Anggaran DDS dan ADD Lompo Tengah Barru

-Berita-425 views
Media Sosial

BARRU- Setelah menjalani serangkaian penyidikan dan pemeriksaan sekitar 30 orang saksi, dan telah mendapatkan 2 Alat Bukti akhirnya Kejaksaan Negeri (Kejari) Barru menetapkan 3 (tiga) orang tersangka dalam kasus penyalahgunaan anggaran Dana Desa dan ADD tahun 2018 dan 2019 di Lompo Tengah, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan.

Berdasarkan hasil penyidikan Kejari Barru bahwa, 3 (tiga) orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka adalah Kades berinisial BA, Bendahara Desa inisial IR, dan Ketua TPK inisial AI.

Penetapan ketiga tersangka kasus Dana Desa di Lompo Tengah ini dibenarkan oleh Kasi Pidsus Kejari Barru, Andi Ardiaman, SH.

“Setelah dilakukan serangkaian penyidikan terhadap seluruh kegiatan fisik anggaran dana desa Jumlah kerugian negara dalam kasus ini berkisar Rp. 600 juta,” kata Kasi Pidsus Kejari Barru, saat dikonfirmasi via WhatsApp, pada Jumat (7/8/2020).

Dan dari 11 kegiatan fisik yang dilaksanakan di tahun 2019 terdapat proyek Embung Desa tidak selesai 100 persen namun anggaran telah dicairkan 100 persen sehingga merugikan Negara Sekitar 150 juta berdasarkan hasil perhitungan Kerugian Keuangan oleh Inspektorat Barru.

(Ak-Hsm)

Baca Juga:  Jelang Pilkada, Kapolres Pangkep Lakukan Kordinasi dan Silaturahmi dengan Anggota KPU

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed