oleh

Mahasiswa KKN PPM STIKES Muhammadiyah Sidrap Gelar MMD 1 di Desa Lero

-Ajatappareng-1.648 views
Media Sosial

Barru Pos, Sidrap— Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) I di Aula Kantor Desa Lero, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Rabu (20/3/2019 siang.

Kegiatan ini dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa STIKES Muhammadiyah Sidrap.

Acara tersebut di buka oleh Sekretaris Desa Ahmad Syarif. Dalam sambutanya Beliau mengharapkan agar kita dapat membuka pola pikir masyarakat tentang pentingnya kesehatan dan pendidikan dengan menggunakan fasilitas kesehatan dan pendidikan yang ada.

Peserta yang hadir mewakili Puskesmas Amsir, AMKL,Tokoh pemuda Aidil Akbar, Kepala Dusun Muslimin, Aparat Desa Rafilman dan Abd Rasyid dari institusi kampus STIKES Muhammadiyah Sidrap dihadiri oleh ketua LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap Eka Astuti, S.Si.,M.Si, Sekertaris Prodi Pendidikan Ners Jenjang Sarjana Ns.Sri Sakina, S.Kep.,M.Kep dan beberapa staf serta masyarakat kurang lebih 42 orang dari 3 dusun.

Musyawarah Masyarakt Desa I sebagai tindak lanjut dari Survey Mawas Diri (SMD), selanjutnya dilakukan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) I yaitu pertemuan perwakilan warga desa untuk membahas hasil Survey Mawas Diri (SMD) dan merencanakan penanggulangan masalah kesehatan yang di peroleh dari hasil SMD. MMD I tersebut bertujuan untuk mendapatkan informasi permasalahan yang sedang terjadi.

Penyebab permasalahan dan potensi permasalahan yang ada di Desa serta cara penyelesaiannya. Ada beberapa faktor yang menjadi permasalahan di Desa Lero ini tingginya suspek DBD, Penggunaan air minum yang tidak dimasak, Tingginya penderita Hipertensi, Pembuangan Limbah yang tidak tepat dan pembangunan tempat sampah belum tersedia.

Dari beberapa faktor permasalahn yang telah di paparkan diatas terdapatlah 2 faktor yang lebih memicu masyarakat untuk menanggulangi permasalahan ini yaitu pertama tentang Tingginya suspek DBD, masyarakat sepakat untuk saling bekerjasama dalam menanggulangi adanya jentik-jentik nyamuk baik di dalam rumah maupun di luar rumah dengan cara 3M serta menaburkan larvasida pada tempat penampungan air yang sulit di bersihkan.

Baca Juga:  Bupati Wajo hadiri Tabligh Akbar di Masjid Agung Ummul Qura, ini harapannya.

Kedua masalah pembangunan tempat sampah belum tersedia membuang sampah sembarangan. Pemerintah desa mendukung kegiatan contoh pembangunan tempat sampah dengan harapan masyarakat dapat berpartisipasi dalam mengembangkan pembuatan dan mengaplikasikannya.

Reporter : Ilham

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed