oleh

MDA Ma’arif Kampung Baru Gelar Acara Maulid Nabi Saw 1440 H/2019 M

-Berita-1.669 views
Media Sosial

Barru Pos-Peringatan Maulid nabi Saw yang digelar di MDA ma’arif Kampung Baru merupakan bentuk upaya pembumisasian pendalaman iman dan taqwa Kepada Allah swt serta meneladani konseptual cara

Kepemimpinan Rasulullah saw dan keteladanan terhadap Akhlaq Mulia baginda Nabi Muhammad Saw.

Saat ini generasi muda mulai terkontaminasi oleh maraknya tokoh-tokoh fiksi dan sebatas ilusinasi paradoks dalam benak mereka, sehingga para tokoh-tokoh Islam seperti, Ibn Arabi, Ibn Rusyd, Al Kindi, Al Farabi, Al Khawarizmi, Muhammad Al Fatih, Ibn Sina dan sebagainya.

Mereka itulah para tokoh yang kemudian pada gilirannya generasi sekarang mulai dilemahkan semangat dan spirit Mereka untuk mempelajari rekam jejak dan strategi serta metodologi untuk melakukan penguatan Islamisasi di seantero penjuru dunia, maka pihak pengelola MDA ma’arif Kampung Baru melakukan kegiatan ini agar tujuannya dapat menguatkan pemahaman para generasi sebuah sejarah kelahiran dan perjuangan nabi saw.

Pada kegiatan itu di gelar di lapangan madrasah Diniyah Awaliyah atau gedung SDI kampung Baru Palanro, acara itu di laksanakan pada hari ahad tanggal 25 November 2018 pada pukul 13.00-16.00 wita, sebagai pembawa hikmah pada acara tersebut adalah AG. Prof. Dr. H. Abd. Rahim Arsyad, Lc., MA beliau adalah pimpinan pondok pesantren DDI parepare sekaligus beliau adalah Direktur Pascasarjana IAIN parepare.

Acara tersebut dihadiri oleh para orang tua santri, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pendidikan, dan beberapa pejabat yang sempat hadir diantaranya adalah bapak Dr. H. Kamaruddin Hasan, M. Pd (Ketua STIA al Gazali Barru), Hj. Rusmiati, S. Ag (pengawas Madrasah kec. Mallusetasi), Risman, S. Sos., M. Ap (sekretaris LURAH Palanro).

Kata Muhammad Fadli, Kepala MDA mengatakan bahwasanya, kegiatan ini terlaksana karena kerja sama yang baik antara semua pihak yang terkait diantaranya adalah para guru MDA, sumbangan para orang tua santri, dan oknum-oknum yang punya andil besar dalam mengsukseskan acara ini. Dan kata Fadli, maulid nabi saw harusnya selalu kita lakukan dalam rutinitas tahunan agar kelak santri-santri dapat faham betul siapa nabi Muhammad Saw, sebab tanpa adanya upaya seperti ini maka kita khawatir adalah adanya gempuran dahsyat bagi kaum kapitalis dan liberalis dalam menggerogoti pemikiran-pemikiran generasi muda sehingga para generasi pelanjut tak dapat lagi menyelamatkan dirinya dari arus derasnya globalisasi saat ini.

Baca Juga:  Bupati Suardi Saleh Ajak Warga Kunjungi Wisata Embung Paccekke

Penulis (Muhammad Fadli)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed