oleh

Megawati Kambali Terpilih Sebagai Ketum PDIP Secara Aklamasi Periode 2019-2024

-BarruPos

Barru Pos—Megawati Soekarnoputeri yang terpih secara aklamasi kembali memimpin kembali PDIP periode 2019-2024 seperti tengah mengulur regenerasi yang bisa menjadi bom waktu.

Hal itu diungkapkan Direktur Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno seperti dilansir Kantor Berita RMOL, Senin (12/8). Dia menilai Megawati masih menjadi kekuatan sentral solidaritas PDIP.

Baca Juga  Buka Kejurda Judo, Kapolres Pangkep Dampingi Kapolda Sulsel
Baca Juga  Wisata Diana Waterpak Barru Wajib di Kunjungi
Baca Juga  Bupati Barru Serahkan Asuransi kepada 26 Orang Petani di Desa Siddo
Baca Juga  Bamsoet: Generasi Milenial Merupakan Generator serta Kreator Kemajuan Bangsa

Walau terpilih secara aklamasi dan jadi kekuatan sentral PDIP, tidak berarti tidak ada faksi yang berkembang di partai berlogo banteng moncong putih itu.

Sekalipun saat ini kompak bukan berarti tidak ada faksi, ada golongan nasionalis, aktivis GMNI, kelompok Islam dan kelompok lainnya. PDIP kan rumah nasionalis jadi cukup beragam,” tutur Adi.

Adi berpendapat akan ada problem serius jika Megawati tidak menyiapkan proses regenerasi sejak awal. Sosok yang mampu menduplikasi gaya kepemimpinan Megawati dalam mengelola berbagai faksi elite PDIP.

“Harus ada rekayasa menghindari bom waktu regenerasi, akan terjadi dinamika yang sangat serius nanti. Memiliki kewibawaan yang sama (dengan Megawati) dalam menjaga partai tetap kondusif paska tahun 2024,” tukas Adi.

Calon pengganti Megawati, kata Adi, harus mulai disiapkan sejak sekarang. Sosok tersebut diberi tugas untuk menjalankan program partai dan konsolidasi mengelola semua simpul elite yang ada di PDIP.

“Sebelum terlambat, mulai saat ini mulai di-sounding dan dilatih untuk memimpin PDIP kedepan. Sosok seperti Megawati sebagai veto player yang bisa menentukan arah partai ke depan,” tukasnya.

Tim Redaksi Barrupos.com

Komentar

News Feed