oleh

Muchlis Patahna, Ketua Umum KKSS Kesembilan

-Berita-781 views
Media Sosial

BARRUPOS.COM, Solo Organisasi Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) terbentuk pada 12 November 1976, sudah delapan tokoh yang menjadi ketua umum, yaitu Mayjen TNI Aziz Bustam (1976-1979) Brigjen TNI Andi Sose (1979-1985) Letkol Pol. Andi Oddek (1985-1988) Prof. Beddu Amang (1991-1999) M. Taha (1999-2004) Dr. Hasanuddin Massaile (2004-2009) Mayjen TNI Pur A. Rivai (2009-2014) dan Dr. HM Sattar Taba (2014-2019) yang akan purna tugas pada 15 November 2019 ini.

Paguyuban terbesar di Indonesia ini berdiri atas 26 inisiator  dari pemuka masyarakat, mewakili etnis Bugis Makassar, Toraja dan Mandar yang bermukim di Jakarta. Mereka memaklumatkan pendirian organisasi ikatan kekerabatan kekeluargaan  yang diberi nama KKSS. 

Adapun 26 tokoh pendiri itu berturut-turut Manai Sophiaan, M. Saad, Nurdin Syahadat, Andi Baso Amir, Andi Oddek, Andi Sose, Ahmad Nurhani, RH Saehu, S. Rabinah, ZA. Saleh Tompo, A. Azis Bustam, M. Saleh Djindang, Z. Arifin Amirullah, Baharuddin Lopa, Yusuf Setia, A. Sellang, Azis Daeng Massikki, Abdul Malik, Basoman Nur, Massiara Daeng Rapi, Jusuf Mallombassang, M. Arsyad, AB Messeleng, Agus Sjahadat, M. Sanoesi, dan Azrul Aziz Taba yang masih hidup.

MuchliS Patahna Ketua KKSS 2019-2024
Melalui pemilihan yang mulus, Muchlis Patahna, terpilih sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan periode 2019-2024. Muchlis terplih secara aklamasi dengan perolehan 23 suara Badan Pengurus Wilatah (BPW) pada Mubes XI KKSS yang berlangsung di Hotel Lor In, Solo, hingga Minggu dini hari (17/11/19).
Dalam persyaratan pencalonan ketua Umum KKSS, dibutuhkan minimal 10 suara, sementara pesaing Muchlis, Andi Jamaro Dulung hanya menggaet 9 suara, satu suara abstein dari Sulawesi Barat. Otomatis, dengan raihan suara 23 BPW, Muchlis melejit meninggallkan Jamaro untuk memimpin organisasi paguyuban terbesar ini dalam lima tahun ke depan. Adapun Letjen TNI (pur) Gerhan Lantara yang digadang-gadang sebagai salah satu calon tak satupun memperoleh suara. Kuda hitam Ahsan Jafar yang menjajal ikut pemilihan senasib dengan Lantara.
Sesaat sebelum Ketua Dewan Kehormatan KKSS Jusuf Kalla membuka Mubes, lebih dulu Kalla memanggil ketua-ketua BPW di sebuah ruangan khusus di ballroom Lor In. Calon Ketum KKSS Muchlis Patahna tidak hadir dalam pertemuan ‘rahasia’ tersebut, sementara sejumlah BPW memprotes pertemuan tertutup yang diinisiasi Kalla. Alasannya, sejumlah BPW mencium ada calon ketum yang berlatar pensiunan jenderal yang tak lain adalah Gerhan Lantara didroping Kalla sebagaimana yang dilansir oleh beberapa media daring.
Tensi peserta Mubes mulai mengendur, sesaat pidato pembukaan, Kalla tidak menyebut satupun nama calon. Wapres 2014-2019 ini hanya menitip agar ketua KKSS yang baru harus menjaga marwah KKSS. Sebagai seorang moderat, Kalla mengembalikan putusan kepada pemilik suara.

Baca Juga:  Presiden Ketiga BJ Habibie Masih Menjalani Perawatan Intensif RSPAD Gatot Subroto


Seperti diketahui, Muchlis adalah Wakil Ketua Umum KKSS 2014-2019 yang pernah menjadi Sekjen KKSS dua periode. Ketua Makassar Golf Club ini adalah alumni Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin yang sehari-hari dikenal sebagai seorang notaris di Jakarta. Jaringan dan aksesnya yang luas pada pengambil keputusan dan topangan yang kuat dari bawah membuat Muhchlis melenggang mulus dalam Mubes XI KKSS ini.
Sebelum pemilihan, keempat calon menyampaikan vivi misi yang pada initinya semua ingin memajukan dan menaikkan harkat dan martabat KKSS. 

Sumber Ahs.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed