oleh

Pasar Malam Hoya-hoya Diduga Berkedok Judi Bola Gulir Marak di Barru

-Berita-1.613 views
Media Sosial

Barru Pos– Dikutif  dari Indonesiasatu.com Pasar malam atau yang dikenal dengan “Hoya-hoya” yang saat ini beroperasi di belakang pasar lama Takkalasi, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel), diduga berkedok judi (Bola gulir-red), pasalnya izin operasi tidak sesuai dengan peruntukannya.

Diketahui, pasar malam atau Hoya-hoya ini sudah beroperasi sejak Sabtu (24/8/19) lalu.

Baca Juga:  Pusdiklat JOIN Pusat Sosialisasi Pelatihan Di Jeneponto
Baca Juga:  Bupati Barru Suardi Saleh, Tinjau Lokasi yang Akan Dikunjungi Wapres RI

Pantauan dilokasi, Senin (26/8/19) malam, sekitar pukul 21:00 WITA, hiburan malam itu menyuguhkan beberapa permainan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Namun disayangkan, pasar malam itu juga terdapat permainan ketangkasan bola gulir/gelintir yang diduga sarat perjudian dengan memasang taruhan berhadiah rokok.

Kepala Kelurahan Takkalasi, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, Ibadarmadi, S.IP kepada wartawan, mengatakan bahwa terkait pelaporan perizinan itu harus ke Kesbangpol Kabupaten atau Dinas Perizinan. Setelah izin keluar pihak kelurahan mengeluarkan rekomendasi kepada pihak pengelola.

Baca Juga:  Ditjen Hubub Akan Bangun Bandara Baru di Siboru
Baca Juga:  Rekomendasi di Tangan, Malkan Amin Langsung Tancap Gas

“Sebelumnya pihak pengelola harus melapor terlebih dahulu ke Kesbangpol atau Dinas Perizinan, apabila disetujui barulah kami keluarkan izin rekomendasi untuk pemakaian tempat kepada pihak pengelola,” ucapnya kepada wartawan, Selasa (27/8/2019).

Setelah itu, lanjut Ibadarmadi, setelah itu laporan tembusan ke pihak kepolisian setempat.

Disinggung soal jenis permainan yang ditampilkan terkait dugaan adanya unsur perjudian pada permainan bola gulir, Ibadarmadi mengungkapkan bahwasanya apabila memang demikian maka kami akan panggil pihak pengelola tersebut.

“Karena, saat pihak pengelola melampirkan jenis permainan yang akan ditampilkan hanya beberapa jenis saja, seperti kincir angin, istana balon dan lain sebagainya, kalaupun terindikasi adanya dugaan [Judi bola gulir-red], maka kami akan melakukan pemanggillan ke pihak pengelola itu,” jelasnya

Ibadarmadi juga menegaskan apabila kesemua itu keluar dari aturan maka ijinnya akan dicabut.

“Apabila memang masih melakukan permainan yang seperti dugaan tadi, maka kami akan hentikan pagelaran itu, dan kami akan koordinasi juga pihak polsek,” tegasnya.

Sumber: Indonesiansatu.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed