oleh

Pelatihan Basic Safety Training Kapal Layar Motor

-Berita-639 views
Media Sosial

BARRU POS –Pendidikan dan pelatihan Basic Safety Training Kapal Layar Motor (BST KLM) dan Kecakapan Kapal Tradisional (SKK 60 Mill) yang dilaksanakan oleh PIP Makassar bersama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Barru sudah masuk hari ke-3 yang dilaksanakan di gedung aula hotel Youtefa Barru. Rabu (05/01/2020).

Baca Juga:  Terima Permohonan Amnesti, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Presiden Mendukung Penuh

Kegiatan diklat ini diikuti oleh 200 nelayan Kabupaten Barru yang mewakili semua Desa dan Kecamatan yang berada dipesisir pantai Kabupaten Barru yang digelar mulai hari Senin kemarin dan akan berakhir pada hari Sabtu kedepan tanggal 03 s/d 08 Januari 2020 yang melibatkan sejumlah narasumber.

Baca Juga:  Dimana Ada TNI Disitu Ada Warga di Lokasi TMMD

Menurut Kabid Pemberdayaan Nelayan Kecil dan Usaha Kecil Pembudidayaan Ikan Dinas Perikanan Kabupaten Barru Muh Ibrahim, menyampaikan bahwa diklat BST dan SKK ini bisa memberikan pemahaman kepada para nelayan terkait keselamatan dalam bekerja dalam mencari nafkah untuk menghidupi keluarga dan dapat meningkatkan taraf hidup keluarganya,” tutur Mun Ibrahim.

Baca Juga:  Usai Sosialisasi Empat Pilar, Hasnah Syam, Ajak Jurnalis Foto Bersama

Selain itu untuk hari ini pada hari ke-3 pada pelatihan tersebut fokus pada praktek keselamatan berlayar dengan bertujuan peningkatan keterampilan terkait segala upaya keselamatan diatas kapal sesuai UU kelautan yang berlaku dan sebagai bukti legalitas bagi nelayan untuk melaut sejauh 60 mil seperti SIM dalam berkendara khusus pada pelatihan SKK.

Baca Juga:  Presiden: Langkah Penanganan Covid-19 Harus Cepat, Tepat, dan Akuntabel

Kegiatan pendidikan dan pelatihan (diklat) ini untuk Kabupaten Barru mendapatkan 3 angkatan dengan jumlah per angkatan sebanyak 200 nelayan dan untuk angkatan ke 3 juga akan melibatkan 200 nelayan jadi total sebanyak 600 nelayan.

“Tentunya kami berharap pada pelaksanaan kegiatan diklat ini ada 2 hal yang diharapkan yaitu ilmu yang didapat serta akan mendapat sertifikat untuk digunakan dan dimanfaatkan dalam menjalani profesi sebagai pelaut/nelayan sehingga dalam menjalani aktivitas dilaut bisa tenang dan aman.” lanjut kabid Pemberdayaan Nelayan Dinas Perikanan Kabupaten Barru Muh Ibrahim.

Reporter : Mudaksir Anci

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed