oleh

Pengelola Penambangan Tak Peduli, Jalan Raya Rusak : Warga Dia Harus Tanggung Jawab

-Berita-1.505 views
Media Sosial
Foto : Jalan Lintas Kecamatan Mallusetasi di Wilayah Desa Nepo.

Barru Pos-Pengguna kendaraan yang melintas di jalan wilayah Palanro sampai ke Desa Nepo saat ini harus ekstra hati-hati. Pasalnya, di salah satu titik jalan kondisinya banyak lubang dijalan sehingga mengancam keselamatan pengendara.

Saat hujan turun, kondisi kian menakutkan lantaran lubang jalan dipenuhi air yang sehingga licin dan sangat berbahaya bagi pengguna jalan khususnya roda dua.

Foto : Jalan Desa Nepo Menuju Desa Manuba.

Kondisi jalan aspal menjadi tersebut berada di Padukuhan Sawah, Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasu.

Diduga kuat penyebab jalanan banyak yang berlubang, karena banyak kendaraan truk tambang pengangkut batu wara-wiri keluar masuk lokasi tambang dan membuat jalan aspal rusak parah.

Dari pantauan di lapangan, hingga kini belum ada tindakan dari pemerintah desa dan kabupaten terkait jalan aspal yang berlubang.

Foto : Jalan Desa Manuba Dusun Berantang.

Pengendara hanya bisa menggerutu ketika melintasi jalan tersebut.

“Itu jalur utama lho, setiap hari ramai dilewati orang. Pemerintah kemana, kok kayaknya malah diam saja,” kata Ridwan, seorang pengendara warga Kecamatan Mallusetasi, Rabu (16/01/2019) siang.

Jika hanya dibiarkan, akan memakan banyak korban kecelakaan, bahkan bisa mengancam nyawa pengendara itu sendiri. Bahkan jika perlu, pengelola tambang juga harus ikut memperhatikan dampak yang diakibatkan oleh aktifitas mereka terhadap lingkungan, termasuk diantaranya jalan.

Baca Juga:  Tidak Dapat Kursi, Komisioner KPU dan Bawaslu Tinggalkan Acara HUT Barru Ke- 60

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed