oleh

Perjuangan Anak di Barru Naik Rakit Bambu ke Sekolah: Butuh Perhatian Pemerintah

-Ekonomi-1.496 views
Media Sosial

Barru Pos— Pernahkah Anda membayangkan, anak-anak Anda yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar berangkat dan pulang sekolah harus menyeberangi sungai maruala besar menggunakan rakit bambu? Itulah yang dilakukan anak-anak Siswa di Kampung Soreang dan Lingkungan Maruala, Kelurahan Mangempan, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Sulawesi Salatan, terpaksa pakai rakit, untuk seberangi sungai demi ke sekolah.

Anak-anak SD itu berangkat dan pulang sekolah harus menyeberangi Sungai yang besar dengan menggunakan rakit bambu sederhana sepanjang 5 meter.

Mereka telah menjalaninya selama dua pekan terakhir setelah jembatan kelurahan satu-satunya ambruk, akibat banjir besar.

Ukuran rakit yang tak terlalu besar, mengharuskan para murid SD yang akan menyeberangi sungai, harus tertib dan antri satu per satu.

Berdasarkan pantauan Barrupos.com, Rabu (27/03/2019) siang. Bambu Rakit itu untuk menyeberangi Sungai ini merupakan hasil swadaya warga setempat. Sejak ambruknya jembatan, 22 Januari 2019 lalu pemerintahan Kabupaten Barru belum ada tanda terlihat mengerjakan jembatan tersebut .

Reporter : Asiz Kane

Baca Juga:  Membangun Ekonomi Syariah Untuk Kesejahteraan Dan Pemberdayaan Umat

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed