oleh

Pertemuan 2 Tokoh Muda sekaligus sahabat lama

-Berita-2.359 views
Media Sosial

Barru Pos-Hari Jum’at, tanggal 1 Februari 2019, Muhammad Fadli Alimuddin, beliau adalah Tokoh muda Inspiratif Barru dan beliau berprofesi sebagai (Dosen Agama Islam/ Pimpinan MDA kampung Baru Palanro), beliau melakukan kunjungan ke Kantor Kementrian Agama Kota Parepare. Kepala Kementrian Agama Kota Parepare (H. Abd. Gaffar, S. Ag., M. A) adalah tokoh muda asal kabupaten Sidrap , beliau juga adalah pengurus NU cabang Kabupaten Sidrap. Ustadz Abd. Gaffar adalah sahabat lama Muhammad Fadli, sejak beliau berstatus sebagai Mahasiswa Program Doktoral umpar, mereka sering diskusi terkait masalah Pendidikan Islam, politik, ekonomi, hukum dan sosial Budaya.

Kedua Tokoh muda inspiratif ini adalah alumni Pesantren, Muhammad Fadli adalah alumni Ponpes DDI Mangkoso, sementara Ustadz Abd. Gaffar adalah alumni Ponpes Urwatul ustqo Sidrap. Mereka bernostalgia tentang suasana saat perkuliahan hingga Mereka menyusun Disertasinya. Mata kuliah yang sangat menarik adalah (Tafsir Hadits Tarbawi, studi Pendidikan Teoritis dan praktis, islam Komprehensif dan sejarah peradaban Islam, metodologi dan klinik Karya tulis Ilmiah) , mereka sesekali bercanda apabila ada dosen bertitel Professor sudah tua dan suaranya kecil kadang penjelasannya kurang dimengerti, apataklagi suasana sudah hampir ashar, pasti bawaannya ngntuk, yah solusinya warkop sambil diskusi, tiada waktu tanpa diskusi alot ujar Muhammad Fadli sahabat Kepala Kementrian Agama Parepare saat ini. Kata Fadli, saat ini kita tidak usah lagi terlalu terjebak pada khilafiyah atau masalah furuiyah agama, sebab itu adalah bagian dari dinamika agama saat ini, sebab nabi saw bersabda “al ikhtilafu ummati rahmah, artinya perbedaan diantara ummatku adalah rahmah)”.

Saat ini Islam harusnya dipandang sebagai kebutuhan spritual manusia sebagai filter utama dalam memaknai pemahaman Agam kita semua. Jangan sampai ada pengkerdilan kelompok ormas ditengah-tengah kemajuan dan perkembangan saat ini, ujar Muhammad Fadli. Menurut ustadz Abd. Gaffar (Kemenag Parepare) saat ini para pakar Islam selayaknya mempedulikan kondisi ummat saat ini, sebab banyak diantara kaum muslimjn yang dilemahkan aqidahnya dan di dangkalkan Akhlaqnya.

Baca Juga:  Batal di Operasi Dahlia Penderita Tumor Ganas, Kembali ke Barru Untuk di Rawat

Saatnya kita bersatu padu sebagaimana amanah dari Agama Islam (Al Jama’atu Rahmah wal Firqatu adzaabun artinya persatuan mendatangkan petunjuk dan perpecahan mendatangkan Adzab). Olehkarena itu hasil perjumpaan dua tokoh muda inspiratif ini, walau berbeda dialektika kedaerahan namun tetap kental kultur sulawesi selatan dan tetap bangga sebagai putra bangsa yang terlahir dengan darah BUGIS CULTURE.
Ustadz Abd. Gaffar, berpendapat bahwasanya, Pendidikan Islam saat ini harusnya jauh memandang visi-misi kemajuan dan perkembangan zaman dan ada tuntutan zaman agar setiap Madrasah atau lembaga-lembaga keagamaan memikirkan konsep kompetitor agar kita bisa melahirkam generasi-generasi yang militanisme dan siap pakai pada konteks bidang yang di kuasai khususnya pada bidang keagamaan.

Muhammad Fadli bercerita tentang pengalamannya selama 5 tahun mengelola Madrsah Diniyah Awaliyah (MDA), banyak tantangan-tantangan yang beliau utarakan di depan sahabat lamanya tersebut. Masih banyak MDA di berbagai tempat atau daerah kurang mampu memberikan konsep kemajuan yang dapat berorientasi pada Tujuan dari Pendidikam Islam yang sesungguhnya. Harapan dari dua tokoh muda ini adalah mari kita ciptakan sinerginitas antara semua kalangan, baik Pada lingkup Kemenag, Tokoh-tokoh, Ulama/ustadz, Pemuda, Masyarakat, agar dapat bekerja sama dalam memikirkan dan menciptakan kerangka Pendidikan Islam yang ideal dan dinamis.

Salam Pembaharuan
(Muhammad Fadli Alimuddin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed