oleh

Polres Barru Hentikan Kasus Penyelidikan Dugaan Ijasah Palsu 13 Nama Caleg Terpilih

-BarruPos

BARRU POS – Kasus Penyelidikan dugaan ijazah palsu yang menyeret 13 nama caleg terpilih DPRD Barru 2019-2024 telah dihentikan oleh Kepolisian Resort (Polres) Barru.

Hal ini ditegaskan Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Barru, AKBP Burhaman, Senin (9/9/2019) kemarin melalui via telepon.

“Kasus ijazah palsu terhadap 13 caleg terpilih DPRD Barru sudah kami hentikan,” kata AKBP Burhaman kepada Wartawan, saat dihubungi melalui telepon selularnya, Dikutif dari Tribun Timur.com.

Penghentian kasus ijazah palsu tersebut berdasarkan hasil penyelidikan polisi, tidak ditemukan dua alat bukti cukup.

“Selama proses penyelidikan, polisi tidak ditemukan dua alat bukti cukup sehingga kasusnya kami hentikan,” ungkapnya.

Baca Juga  Kompol Aska Mappe, Ucapkan Selamat Kepada Andi Iwan Darmawan Aras
Baca Juga  Presiden Nilai Kewaspadaan dan Manajemen Kebencanaan Semakin Membaik
Baca Juga  Andi Iwan Aras Terpilih Ketua Gerindra Sulsel

Sementara Ketua Ormas Laki Barru Andi Agus, pada Selasa (10/09/2019) mengatakan kami dari Ormas Laki merasa bersyukur dengan adanya kesimpulan dari pihak Penyidik Polres Barru.

“Jadi status kepastian hukumnya sudah jelas dan masyarakat barru yang selama ini merasa resah dengan adanya issu pemakaian ijazah palsu terhadap ke 13 terduga Caleg terpilih di Kabupaten Barru, jadi kedepannya tidak ada lagi fitnah.” ungkapnya Andi Agus.

Tim: Redaksi Barrupos.com

Komentar

News Feed