oleh

Presiden Jokowi Perintahkan 7 Hal Untuk Para Menteri Jangan Korupsi

-Berita-639 views
Media Sosial

JAKARTA,BARRU POS–Presiden Jokowi perintahkan 7 hal untuk para menteri Jangan korupsi, ciptakan sistem yang menutup celah terjadinya korupsi. Tidak ada visi misi Menteri, yang ada visi misi Presiden-Wakil Presiden.

Yang Dalam jangka pendek, lima tahun kedepan akan fokus pada penciptaan lapangan kerja seluas-luasnya, pemberdayaan usaha kecil dan menengah dan melalui pengembangan SDM dan peningkatan investasi.

Kerja keras, kerja cepat, kerja produktif.
Jangan terjebak rutinitas yang monoton. Kerja berorientasi hasil nyata, tugas kita tidak hanya menjamin sent, tapi maju deliverd.

Selalu cek masalah di lapangan dan temukan solusinya. Serius dalam bekerja. Yang tidak bersungguh-sungguh, dipastikan dicopot.

Prof.Dr. Mohamad MAHFUD MD sebagai Menko Polhukam. Sudah terkenal. Pengalaman sangat lengkap, Profesor hukum, DPR, Menteri, ketua MK, Pengarah BPIP.

Akan bertugas membuat terobosan dan mensinergikan kementerian untuk menciptakan kepastian hukum, anti-korupsi, lawan mafia, deradikalisasi, antiterorisme.

Airlangga Hartarto, Menko Perekonomian. Mantan Menteri Perindustrian. Jago dan pengalaman dalam industrialisasi, perdagangan, pemberdayaan ekonomi rakyat.

Akan bertugas membuat terobosan dan mensinergikan kementerian untuk tingkatkan peluang kerja, turunkan current account defisit dan kembangkan industrialisasi orientasi ekspor dan substitusi impor.

Prof Muhadjir Effendy, sebagai Menko PMK. Guru Besar, Mantan Rektor, Mendikbud selama 3 tahun terakhir.

Akan bertugas membuat terobosan dan mensinergikan kementerian mengawal akselerasi pengentasan kemiskinan, revolusi mental, toleransi dan solidaritas nasional.

Luhut Binsar Pandjaitan. Sebagai Menko Kemaritiman dan Investasi. Terobosan untuk indonesia sebagai poros maritim dunia, tangani hambatan investasi dan realisasi komitmen investasi besar.

Prabowo. Menteri Pertahanan. Saya kira tugas beliau lebih tau dari saya.

Pratikno. Mensesneg. Menjamin lalulintak kebijakan antara Presiden dengan Kabinet dan antara Presiden dengan lembaga-lembaga lain berjalan dengan baik.

Baca Juga:  Momentum Hari Lahir Pancasila, TNI-Polri dan Pemda Barut Bagikan Beras

Muhammad Tito Karnavian sebagai Menteri Dalam Negeri. Reformasi dan sinergi dengan pemerintahan daerah, mengenai data kependudukan e ktp dibawah kewenangan beliau termasuk Kepastian hukum di daerah terutama yang berkaitan dengan investasi.

Retno Lestari Priansasi Marsudi. Menteri Luar Negeri.

Fachrul Razi sebagai Menteri Agama. Beliau urusan yang terkait dengan radikalisme, ekonomi umat dan industri halal.

Yasonna hammonangan Laoly sebagai Menteri Hukum dan HAM. Saya harapkan nanti mengawal omnibus law: RUU Cipta Lapangan Kerja, RUU Pemberdayaan UMKM.

Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan. Urusan pajak yang ramah investasi, urusan rasio hutang terhadap PDB, urusan Current Account Deficit saya kira berada dibawah beliau.

Nadiem Anwar Makarim sebagai Mendikbud. Akan membuat terobosan signifikan dalam pengembangan SDM, yabng menyiapkan SDM yang siap kerja, yang link and match pendidikan dengan industri.

Terawan Agus Putranto sebagai Menteri Kesehatan. Urusan stunting, layanan kesehatan dasar, kemudian tata kelola BPJS berada dibawah kewenangan beliau.

Juliari Peter Batubara sebagai Menteri Sosial. Urusan Kartu sembako murah, program keluarga harapan, manajemen bencana, urusannya di bawah beliau.

Ida Fauziyah sebagai Menteri Tenaga Kerja. Urusan meningkatkan kemitraan pendidikan-industri, kapasitas pekerja, jaminan sosial tenaga kerja, dan perlindungan pekerja migran.

Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai Menteri Perindustrian. Urusan Industrialisasi orientasi ekspor. Industrialisasi substitusi impor. Teknologi untuk UMKM.

Agus Suparmanto sebagai Menteri Perdagangan. Urusan ekspor impor, perdagangan, neraca perdagangan berada di bawah beliau.

Arifin Tasrif sebagai Menteri ESDM. Beliau ini pernah jadi Dirut di BUMN kemudian Dubes RI untuk Jepang. Saya kira untuk tugas merealisasikan Energi Baru Terbarukan untuk mengurangi impor migas dan lain-lainnya berada dibawah beliau.

Basuki Hadimuljono sebagai Menteri PUPR. Tugasnya Infrastruktur, kita tau semua.

Baca Juga:  Kapolres Barru Berikan Arahan di Kegiatan Desa Tangguh Bencana

Budi Karya Sumadi sebagai Menteri Perhubungan. Kita harapkan nanti akan mempercepat konektivitas untuk industri, pariwisata, logistik murah, dll.

Johnny Gerald Palte sebagai Menkominfo. Yang berkaitan dengan cybercrime, kedaulatan data, dan industri TIK domestik menjadi wilayah beliau.

Syahrul Yasin Limpo sebagai Menteri Pertanian.Yang berkaitan dengan petani, pangan dengan korporasi pertanian, produktivitas pertanian.

Siti Nurbaya Bakar sebagai Menteri LHK. Urusan industri hijau, kehutanan sosial, carbon tradin, kebakaran hutan akan berada dibawah beliau.

Edhy Prabowo sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. Urusan ikan, industri perikanan, wisata maritime, berada dibawah beliau.

Abdul Halim Iskandar sebagai Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

Sofyan Djalil sebagai Menteri ATR/Kepala BPN. Sertifikasi tanah, redistribusi lahan berada dibawah pak Djalil.

Suharso Monoarfa sebagai Menteri PPN / Kepala BAPPENAS. Politisi senior, hebat dalam perencanaan anggaran. Bertugas pemindahan ibukota, industri strategis nasional dan keluar dari middel income trap.

Tjahjo Kumolo sebagai Menpan-RB. Politisi senior. Bertugas debirokratisasi dan bangun “core government” IT system.

Erick Tohir sebagai Menteri BUMN. Pengusaha sukses nasional & global, presiden Inter Milan, pemilik klub bola basket NBA, pemiliki Mahaka Group. Bertugas bangun BUMN, ekspansi global dan garap BUMN bermasalah.

Teten Masduki sebagai Menkop-UKM. Aktivis sosial dan anti korupsi, dekat dengan masyarakat, kinerja bagus. Bertugas UMKM agar go global, perkuat modalan, skill dan jaringan pelaku UMKM dan modernisasi koperasi.

Teten Masduki sebagai Menkop-UKM. Aktivis sosial dan anti korupsi, dekat dengan masyarakat, kinerja bagus. Bertugas UMKM agar go global, perkuat modalan, skill dan jaringan pelaku UMKM dan modernisasi koperasi.

Wishnutama Kusubandio sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Kepala BEKRAF. Ex Dirut Net TV, sukses garap pembukaan Asian Games, kreatif dan inovatif. Bertugas realisasikan 10 destinasi wisata baru, kembangkan industri kreatif.

Baca Juga:  Ratusan Warga Binaan Rutan Kelas II Barru, Buka Puasa Bersama Keluarga

I Gusti Ayu Bintang Darmawati sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Jago tenis meja. Aktif kegiatan masyarakat, aktif di isu perempuan. Bertugas tingkatkan peran perempuan dalam kewirausahaan, hapus pekerja anak, atasi masalah-masalah anak.

Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro sebagai Menristek / Kepala BRIN. Kapasitas teruji di dunia akademik dan teknokrati. Bertugas kembangkan riset dan inovasi strategis untuk dukung investasi, penciptaan lapangan kerja dan pengembangan UMKM.

Zainudin Amali sebagai Menpora. Politisi senior, pengalaman di organisasi kepemudaan. Berugas di kewirausahaan pemuda, sport industry & sport tourism, RUU Sistem Keolahragaan Nasional dan perbaiki peringkat SEA GAMES.

Moeldoko sebagai Kepala KSP. Mantan Panglima TNI. Bertugas kawal program prioritas nasional sesuai visi Presiden, koordinasikan setiap kemenko dan KSP agar jadi role model smart government office.

Pramono Anung sebagai MenSeskab. Handal dalam komunikasi politik antar elit politik. Bertugas meningkatkan koordinasi antar menteri di kabinet dan membangun hubungan antar Lembaga.

Bahlil Lahadalia sebagai Kepala BKPM. Pebisnis ulung dari nol, berkiprah di HIPMI, representasi Indonesia Timur. Bertugas tingkatkan iklim Investasi, usaha dan daya saing penanaman modal.

S.T. Burhanuddin sebagai Jaksa Agung. Jaksa karier, pengalaman jadi Jamdatun. Bertugas jaga independensi hukum, tegakkan supremasi hukum dan bangun complaint handling management.

Sumber: Biro Pers Kepersidenan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed