oleh

Relawan Demokrasi, Garis Perjuangan Terdepan KPU

-Berita-1.844 views
Media Sosial

Barru Pos–Fauzia Ramadani, Relawan Demokrasi Kabupaten Barru, Alumni Ilmu Politik Universitas Hasanuddin, mengatakan bahwa Bulo-Bulo, bukan hanya Desa terjauh dari pusat Pemerintahan, namun dalam data, tingkat partisipasi pemilih, termasuk paling rendah.

Tim Relawan Demokrasi bersama Komisioner KPU Kabupaten Barru, melakukan Sosialisasi di Desa Bulo-Bulo, Desa ini berjarak 38,1 Km dari pusat Kabupaten, akses jalan berbatu dan cukup terjal. Pertemuan Sosialisasi dimulai oleh Lilis, selaku Komisioner KPU yang mendampingi Tim Relawan Demokrasi, dengan tenang dan serius memberikan penjelasan, tentang perbedaan kertas suara dan peruntukannya, mengingatkan pentingnya menggunakan hak pilih, hingga tata cara pencoblosan sah dan tidak sah.

Tim Relawan Demokrasi dan Komisioner KPU, sedang berdialog dengan Penduduk dan membagikan selebaran Informasi.

Terima Kasih, kepada KPU dan Relawan Demokrasi, telah bersedia meluangkan waktunya, tidak peduli terik matahari dan susahnya akses jalan, untuk melakukan Sosialisasi Pemilu, terhadap Masyarakat,” ujar Kasi Pemerintah Desa Bulo-Bulo.

Relawan Demokrasi dibentuk, dengan tujuan meningkatkan kualitas proses Pemilu, partisipasi Pemilu, kepercayaan publik terhadap proses Demokrasi dan membangkitkan Kesukarelaan Masyarakat Sipil dalam agenda Pemilu. Relawan Demokrasi, berperan sebagai pionir garis perjuangan terdepan KPU, dalam menyukseskan pesta Demokrasi 2019. Kerja dan Sosialisasi dimulai 23 Januari setelah resmi dilantik.

Tim Relawan, telah melancarkan aksi Sosialisasi berbagai tempat di Wilayah Kabupaten Barru, dari pesisir, hingga ke wilayah pegunungan. Kita semua yang akan menentukan nasib Indonesia di masa depan. Kalimat itu, diucapkan Najwa Shihab, untuk mengajak kita menggunakan hak pilih, pada 17 April nanti. Sebagai Relawan Demokrasi dan KPU , kami juga berharap kepada seluruh Masyarakat, agar berpartisipasi dalam mewujudkan pesta Demokrasi 2019 yang aman, damai dan berkualitas.

Baca Juga:  Presiden Jokowi: Tunda Pengesahan RUU KUHP

Penulis : Fauzia Ramadani
Editor. : Mudaksir Anci

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed