oleh

Satgas Yonif Raider 509 Divif 2 Kostrad, Rayakan Idul Adha di Medan Tugas

-BarruPos

Barru Pos – Merayakan Idul Adha di medan tugas yang jauh dari keluarga, tetap memberikan kebahagian tersendiri bagi Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Yonif Raider 509 Kostrad.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Letkol Inf Wira Muharromah, S.H., Psc. usai melaksanakan shalat id bersama prajuritnya.

Baca Juga  Bupati Barru Serahkan Asuransi kepada 26 Orang Petani di Desa Siddo
Baca Juga  Iuran BPJS Kesehatan Untuk Kelas III Tetap Naik Tahun 2020
Baca Juga  Presiden Jokowi Pimpin Rapat Terbatas Persiapan Natal dan Tahun Baru

Diungkapkan Dansatgas, pasukan yang tergabung dalam Satgas Pengamanan Perbatasan merayakan Idul Adha secara sederhana namun penuh kebahagian dengan menggelar Shalat Idul Adha 1440 H/2019 M bersama siswa/siswi Praja dan masyarakat di Lapangan Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri Papua (IPDN), Jayapura, Papua, Minggu (11/8).

“Walaupun dilaksanakan secara sederhana, namun tidak mengurangi kebahagiaan bagi prajurit yang beragama muslim,” ujarnya.

Dansatgas berpesan kepada prajurit untuk membangkitkan semangat dan motivasinya dalam mengemban tugas sebagai penjaga perbatasan paling ujung Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Merayakan Idul Adha di medan tugas merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan setiap prajurit, marilah kita rayakan momentum ini dengan penuh kebahagiaan sehingga kita semakin professional dan tetap semangat dalam menjalankan tugas sebagai penjaga perbatasan Indonesia,” tandasnya.

Sementara itu H. Syamsul Bahri dalam ceramahnya menyampaikan, makna peringatan Hari Raya Idul Adha.

“Hari ini berjuta-juta umat Islam berbondong-bondong meninggalkan rumah mereka, berjalan dengan penuh perasaan gembira dan haru menuju masjid-masjid atau tanah lapang tempat diselenggarakannya sholat Idul Adha”.

“Jika dikaitkan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara, sifat seperti Nabi Ibrahim AS tersebut patut untuk ditiru. Karena bangsa yang kuat adalah bangsa yang saling bahu membahu, bangsa yang bersatu, bangsa yang rela berkorban apapun demi kejayaan bangsa dan negaranya,” tuturnya diakhir khotbah. (Pendiv2)

Komentar

News Feed