oleh

Soal Mata Air di Botto Sajang, Begini Penjelasan Pemilik Lahan

-Barru-248 views
Media Sosial

BARRUPOS.COM:BARRU- Warga Dusun Bunne, Desa Kading, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, mengalami kekurangan air bersih terutama untuk keperluan sehari-hari.

Kekurangan air bersih ini, disebabkan oleh berkurangnya debit air di sumber mata air di Botto Sajang, dimana sumber mata air tersebut dimamfaatkan oleh warga.

Salah seorang warga Dusun Bunne yang dikonfirmasi pada Rabu (9/9) Ansar, mengatakan bahwa Beberapa tahun yang lalu Pemkab Barru membangun bak air yang sumber mata airnya dari gunung Botto Sajang. Pada awalnya bak mata air yang dibagun oleh Pemkap tersebut dapat mengaliri dan memenuhui kebutuhan beberapa kepala keluarga (KK) di Dusun Bunne dan sekitarnya.

Menurut Ansar, permasalahan timbul karena adanya pengusaha air galon berinisial RDW membangun usaha air galon yang mana usahanya tersebut menggunakan sumber air yang dari Botto Sajang, pengusaha ini membuat saluran mata air yang langsung dari sumber mata air Botto Sajang.

Sementara itu, Pemilik lahan tempat sumber mata air tersebut berada, Ridwan menjelaskan bahwa, kekurangan debit air di sumber mata air di Botto Sajang bukan karena semata mata disebabkan oleh adanya usaha galon yang dimilikinya, namun lebih disebabkan karena musim kemarau.

“Sumber mata air yang dipermasalahkan oleh warga berada diatas lahan kami yang bersertifikat, dan sudah dimamfaatkan oleh warga selama bertahun tahun dan baru sekarang mengalami kekurangan debit air, karena disebabkan oleh musim kemarau,” kata Ridwan, di salah satu Warkop di Barru, pada Senin (14/9).

Lagi pula kata Ridwan, disumber mata air tersebut, bukan hanya saya pengusaha galon yang memamfaatkan sumber mata air itu, tapi masih ada satu pengusaha galon lain yang mengambil air.

Baca Juga:  Penerimaan Terpadu Bintara Polri Tahun 2020, Polres Barru Gelar Penanda Tanganan Pakta Integritas

“Saya kira sebagai pemilik lahan, wajar wajar saja kalau saya memamfaatkan sumber mata air tersebut untuk usaha. Cuma pada saat sekarang ini, kami sebagai warga disini memang mengalami kekurangan air bersih karena musim kemarau”, ungkapnya.

(Tim Barrupos)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed