oleh

Tak dapat Bantuan Kayu, Iskandar Korban Kebakaran Bangun Rumahnya dengan Jual Sapi

Media Sosial

BARRUPOS.COM:BARRU- Iskandar (35) Korban kebakaran  Warga Dusun Kaworo, Desa Pancana, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, terpaksa harus membangun tempat tinggalnya dengan menjual Sapi miliknya.

Hal tersebut ia sampaikan saat ditemui oleh Awak media ini pada Kamis siang di kediamannya yang saat ini sementara dalam proses pembangunan. (9/6/2022)

“Kayu dan beberapa material lain yang saya gunakan untuk membangun rumah dari hasil penjualan sapi dan bantuan beberapa warga sekitar yang perihatin ke kami ,”ucap bapak tiga anak itu.

Dikatakannya pula sapi yang saya miliki hanya satu ekor saja, karena sudah di jual beberapa waktu yang lalu jadi tidak ada lagi yang bisa saya jual untuk membeli beberapa meterial lianya pada pembangunan tempat tinggal saya yang sampai saat ini belum pemasangan atap.

Selain itu kata Iskandar, Kami tidak pernah sama sekali mendapatkan bantuan seperti kayu , papan dari beberapa pihak terkait pasca musibah kebakaran yang melanda rumah kami beberapa bulan yang lalu.

Ia pun berharap ada perhatian pemerintah terkait

“Kami berharap besar kepada  pemerintah terkait agar dapat kiranya memberikan bantuan sehingga dapat mengurangi beban yang kami miliki ini,” tambahnya.

Terpisah salah seorang Warga sekitar Dusun  Kaworo saat ditemui mengatakan, Iskandar sangat membutuhkan bantuan di karenakan ia warga kurang mampu.

“Dalam pembangunan rumah Iskandar ia sangat membutuhkan bantuan sehingga beberapa warga sekitar membantu beliau seadanya ,”ucap warga tersebut,”kepada media Online Barrupos.com.

Untuk diketahui Peristiwa kebakaran yang terjadi beberapa bulan yang lalu di Dusun Kaworo, Desa Pancana, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis pagi (09/12/2021).

Dalam peristiwa itu, satu unit rumah panggung milik warga atas nama Iskandar (35) pekerjaan petani hangus rata dengan tanah.

Baca Juga:  Danramil 1405-04/Soppeng Riaja bersama Babinsa Menyerahkan Bantuan Ke Masyarakat yang Terdampak Bencana

(red)

Komentar

News Feed