oleh

Tak Mampu Menahan Godaan Setan Terkutuk, MR Harus Menyerahkan Satu-satunya Kehormatan

Barru Pos, Nasional-Sunguh tragis nasib yang menimpa gadis dibawah umur ini. Sebut saja MR, warga Mendit Barat gang Trem, Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (21/02/2019).

Bunga yang baru mekar ini harus rela hancur masa depanya yang diduga dilakukan lelaki bernama Dwinda Pupung Yunia alias Pupung, warga Jl. Klayatan gang 02, Kelurahan Bandung Rejosari Rt 01 Rw 01 No 41, Sukun, Kota Malang.

Berawal dari perkenalanya sekitar 2017 silam, MR bersama Pupung yang mana saat itu mengaku kepada MR jika dirinya masih berstatus bujang.

Dengan segala tipu muslihat serta bujuk rayuan gombal, akhirnya MR jatuh cinta dari awal perkenalan dengan harapan kelak lelaki yang dia cintai akan menjadi pasangan hidupnya.

Singkat cerita, awal kejadian bermula saat Pupung mengajak kencan dengan segala jurus dan tipu muslihat, Pupung terus merayu MR untuk melakukan hubungan badan, meski MR sudah menolak dengan berbagai alasan, namun Pupung tak kenal menyerah dan putus harapan ingin segera menggauli MR dengan segala modus serta janji dan iming-iming bakal akan segera menikahinya.

Tak mampu menahan godaan setan yang terkutuk, ahirnya MR harus menyerahkan satu-satunya kehormatan yang dia miliki dengan diajak oleh pupung ke salah satu hotel Malinda di kawasan Kota Malang.

Akhinya kelakuan mereka berdua membuahkan hasil.

MR hamil, yang kemudian memberi tahu keadaanya kepada Pupung dengan harapan supaya lekas dinikahi. Namun laksana kesambar petir, lain harapan lain pula kenyataan. Ternyata Pupung mengaku jika dirinya telah mempunyai istri. Jerit serta tangisan pilu menjadi satu bersama sesak yang tak mampu ditahan oleh MR.

Hari berlalu, bulan pun berganti, tak bisa ditutupi, kehamilan MR semakin membesar hingga akhirnya diketetahui oleh kedua orang tuanya. Selang 9 bulan berlalu lahirlah bayi mungil berjenis kelamin laki-laki yang diberi nama Habibi yang saat ini berumur sekitar dua bulan lebih.(***)

Komentar

News Feed