oleh

Tak Setujui Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo, Moeldoko Diminta Tak Banyak Omong

-Berita-1.482 views
Media Sosial

Barru Pos, Jakarta – Pernyataan Kepala Kantor Staf Kepresidenan, Moeldoko, yang menyebut rekonsiliasi Jokowi dan Prabowo tak ada urgensi karena hanya mengganggu kinerja pemerintah mendapat respon dari Golkar. Moeldoko diminta tak banyak omong, dan diminta fokus kerja saja.

“Lebih bagus kaya Pak Moeldoko kerja aja lah, jangan banyak ngomong yang kontraproduktif,” kata Ketua DPP Partai Golkar, Andi Sinulingga di kawasan Kuningan, Jakarta, Minggu (7/7).

Andi menyarankan Moeldoko lebih baik membuat pernyataan yang menyejukkan, bukan memicu perdebatan di tengah masyarakat. Bukan hanya masyarakat luas, pernyataan itu bisa saja mengundang konflik bagi pendukung Jokowi-Ma’ruf, mengingat rekonsiliasi sangat marak dikampanyekan oleh kubu pemerintah pascaputusan KPU.

“Pokoknya Pak Moeldoko itu kan elite, harus bisa menyejukkan lah, masyarakat kita rentan diprovokasi,” katanya.

Moeldoko sebelumnya menganggap rekonsiliasi Jokowi dan Prabowo tak perlu lagi dibicarakan. Ini karena dia menganggap masyarakat sudah berjalan normal pascaputusan KPU yang menjadikan Jokowi-Ma’ruf pemenang Pilpres 2019.

“Nanti kita semuanya hanya terjebak di situ, enggak maju-maju,” katanya. Dia bahkan terang-terangan meminta semua pihak agar tak lagi membahas rekonsiliasi.

“Kita ini memikirkan negara. Jangan kita terjebak antara satu elite ke elite, jangan terjebak satu kelompok ke kelompok. Masyarakat Indonesia sekarang ini sudah happy dengan situasi yang ada. Jangan lagi justru istilah-istilah rekonsiliasi malah mengganggu,” terang Moeldoko. Ari/INI/Balicitizen

Baca Juga:  Warga Minta Perbaikan Jembatan yang Sudah Mulai Ambles

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed