oleh

Terciduk Sudah Misteri Pembunuhan di Hotel Benhil Kamar 209 Todopulli Makassar

-Berita-2.098 views
Media Sosial

Makassar,BarruPos – Siapa sesungguhnya pelaku pembunuhan sadis yang merenggut nyawa janda muda Rosalina Komalasari alias Ochaa (18) dengan 27 tusukan benda tajam di dalam kamar 209 Hotel Benhill Jalan Toddopuli Raya, Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakukkang, Kota Makassar pada Kamis (11/04/2019) sore, kini terjawab sudah.

Tersangka Indra Anugrah Saputra saat mendapat perawatan medis di RS Bhayangkara, Kota Makassar.

Setelah bekerja keras selama seminggu lamanya, aparat kepolisian dari Timsus Polda Sulawesi Selatan dan Jatanras Polrestabes Makassar, Minggu, (21/04/19) dinihari berhasil membekuk tersangka pelakunya, lelaki Indra Anugrah Saputra (20), warga Jalan Nipa-Nipa, Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar.

Keterangan yang dirilis oleh awak media BarruPos ini menyebutkan, tersangka Indra Anugrah Saputra ditangkap oleh sejumlah personel Jatanras Polrestabes Makassar yang dipimpin langsung Kanit Jatanras Iptu Eka Bayu Budhiawan, S.IK di lokasi persembunyiannya sekitar Jalan Galangan Kapal, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.

Saat dilakukan penangkapan, aparat kepolisian terpaksa menghadiahi tersangka dengan enam (6) butir timah panas untuk melumpuhkan yang bersangkutan.

Hal itu dilakukan karena tersangka melakukan perlawanan kepada Polisi dengan memegang senjata tajam, dan berusaha untuk melarikan diri.

Sebelum dilumpuhkan dengan berondongan peluru ke bagian kakinya, terlebih dahulu Polisi telah melepaskan beberapa kali tembakan peringatan ke udara namun tak dihiraukan oleh tersangka, hingga akhirnya empat butir peluru bersarang di bagian kaki kanannya, dan dua butir peluru mengena bagian kaki kirinya.

Usai dilumpuhkan, Polisi langsung melarikan tersangka ke Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Makassar untuk mendapatkan perawatan medis.

Setelah luka tembak di kedua kakinya ditangani olehbl Dokter, tersangka kemudian digiring ke Mako Polrestabes Makassar guna menjalani pemeriksaan, dan penyidikan hukum lebih lanjut.

Baca Juga:  JAKI: Mengajak Masyarakat Agar Bersatu Mencabut Undang-undang ITE

Reporter: Tomy

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed