oleh

UIN Alauddin Diminati 18.985 Calon Mahasiswa Baru Pada UM-PTKIN 2021

Media Sosial

BARRUPOS | UIN Alauddin Online – Penerimaan mahasiswa baru jalur Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tahun 2021 telah dimulai, Senin (24/5/2021).

Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Alauddin Makassar Prof Mardan M Ag menyampaikan, secara Nasional dari 58 PTKIN, Cumlah pendaftar UM-PTKIN sebanyak 100.093 orang.

“Peminat UIN Alauddin sebanyak 18.985 orang dengan pendaftar pilihan pertama 6.815 orang,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya Lantai III Gedung Rektorat UIN Alauddin.

Guru Besar Fakultas Adab dan Humaniora itu juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat, karena telah memberi kepercayaan dengan banyaknya pendaftar setiap tahunnya di UIN Alauddin Makassar, walaupun kuota penerimaannya terbatas.

“Adapun yang akan diterima pada jalur UM-PTKIN tahun ini adalah 2.200 orang” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama (AAKK) UIN Alauddin Dr Hj Yuspiani mengatakan UM-PTKIN 2021 dilaksanakan secara serentak seluruh Indonesia.

“Ini adalah seleksi keempat yang dilaksanakan secara Nasional setelah seleksi pertama SNMPTN, SBMPTN, SPAN-PTKIN, dan sekarang berlangsung UM PTKIN, setelah ini juga masih ada jalur terakhir UMM,” ucapnya.

Lebih lanjut, Yuspiani membeberkan Prodi yang terfavorit pada jalur UM-PTKIN 2021. Pertama adalah Prodi Farmasi disusul Teknik Informatika kemudian ketiga Prodi Kesehatan Masyarakat.

“Terbanyak adalah Farmasi dengan 980 pendaftar, yang diterima 26 orang, kemudian Teknik Informatika 983 dengan kuota 26 orang, sementara ketiga Kesehatan Masyarakat 580 pendaftar dan yang akan diterima 18 orang,” ujarnya.

Diketahui, pelaksanaan tes UMPTKIN 2021 menggunakan sistem seleksi elektronik (SSE) berbasis Android, berlangsung 24 Mei hingga 2 Juni 2021.

UM-PTKIN merupakan seleksi nasional seluruh Universitas Islam Negeri (UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) dalam sistem terpadu.

Baca Juga:  Dukung Pemerintah Batalkan Keberangkatan Haji Tahun Ini, GP Ansor Sulsel: Untuk Kebaikan Bersama

UIN Alauddin Online – Penerimaan mahasiswa baru jalur Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tahun 2021 telah dimulai, Senin (24/5/2021).

Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Alauddin Makassar Prof Mardan M Ag menyampaikan, secara Nasional dari 58 PTKIN, Cumlah pendaftar UM-PTKIN sebanyak 100.093 orang.

“Peminat UIN Alauddin sebanyak 18.985 orang dengan pendaftar pilihan pertama 6.815 orang,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya Lantai III Gedung Rektorat UIN Alauddin.

Guru Besar Fakultas Adab dan Humaniora itu juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat, karena telah memberi kepercayaan dengan banyaknya pendaftar setiap tahunnya di UIN Alauddin Makassar, walaupun kuota penerimaannya terbatas.

“Adapun yang akan diterima pada jalur UM-PTKIN tahun ini adalah 2.200 orang” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama (AAKK) UIN Alauddin Dr Hj Yuspiani mengatakan UM-PTKIN 2021 dilaksanakan secara serentak seluruh Indonesia.

“Ini adalah seleksi keempat yang dilaksanakan secara Nasional setelah seleksi pertama SNMPTN, SBMPTN, SPAN-PTKIN, dan sekarang berlangsung UM PTKIN, setelah ini juga masih ada jalur terakhir UMM,” ucapnya.

Lebih lanjut, Yuspiani membeberkan Prodi yang terfavorit pada jalur UM-PTKIN 2021. Pertama adalah Prodi Farmasi disusul Teknik Informatika kemudian ketiga Prodi Kesehatan Masyarakat.

“Terbanyak adalah Farmasi dengan 980 pendaftar, yang diterima 26 orang, kemudian Teknik Informatika 983 dengan kuota 26 orang, sementara ketiga Kesehatan Masyarakat 580 pendaftar dan yang akan diterima 18 orang,” ujarnya.

Diketahui, pelaksanaan tes UMPTKIN 2021 menggunakan sistem seleksi elektronik (SSE) berbasis Android, berlangsung 24 Mei hingga 2 Juni 2021.

UM-PTKIN merupakan seleksi nasional seluruh Universitas Islam Negeri (UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) dalam sistem terpadu.

Komentar

News Feed