oleh

Uniknya Penyembelihan Hewan Kurban di Sekolah Islam Athirah

-Berita-35 views
Media Sosial

Barrupos.com, Sekolah Islam Athirah menggelar penyembelihan hewan kurban, Ahad (2/8/2020). Kegiatan tersebut masih merupakan rangkaian perayaan Idul Adha tahun 1441 Hijriah. Penyembelihan hewan kurban dilakukan selama hari Tasyrik pada tiga wilayah Sekolah Islam Athirah di Kajaolalido, Bukit Baruga, dan Bone.

Selain sebagai rangkaian hari raya, penyembelihan hewan kurban setiap tahun telah menjadi budaya di lingkungan Sekolah Islam Athirah. Tahun ini, warga Sekolah Islam Athirah berkurban sebanyak 15 ekor sapi dan 13 ekor kambing. Keduapuluh delapan hewan kurban tersebut berasal dari dana patungan antara guru, karyawan, siswa, dan orang tua siswa.

Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Wilayah Kajaolalido Mas Aman Uppi, S.Pd., M.Pd. menjelaskan, gelaran penyembelihan hewan kurban setidaknya memiliki lima poin penting yang menjadi pembelajaran pada siswa. Hal tersebut di antaranya sebagai ciri orang bertakwa kepada Allah SWT.

“Wujud takwa kepada Allah, meneladani dan mengikuti anjuran Nabi Ibrahim AS pada Allah SWT, berkurban menjadikan kita bersedekah dengan nilai yang lebih tinggi, memupuk empati dan meningkatkan solidaritas sesama, rasa syukur atas nikmat Allah SWT,” terang Aman.

Di Kajaolalido, penyembelihan hewan kurban dilaksanakan pada unit masing-masing. Waktu pelaksanaan berbeda-beda, ada yang menggelar penyembelihan hewan kurban pada hari pertama setelah lebaran, hari kedua, hingga hari ketiga.

Berbeda dengan Kajaolalido, di wilayah Bukit Baruga dan Bone, penyembelihan hewan kurban dilaksanakan terpusat. “Hal ini dimaksudkan untuk membangun dan mempererat hubungan sosial siswa,” kata Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Wilayah Bukit Baruga Drs. Patris Hasanuddin, M.Pd.

Di wilayah Bukit Baruga, penyembelihan hewan kurban akan digelar pada Senin (3/8/2020), sementara di Bone telah digelar pada Sabtu, (1/8/2020) lalu. Penyembelihan hewan kurban di Sekolah Islam Athirah Wilayah Bukit Baruga terbilang unik, pasalnya sebelum penyembelihan, seorang guru agama menjelaskan tentang sejarah dan makna kurban. Setelah penyembelihan, seorang guru biologi menunjukkan dan menjelaskan fungsi dan proses pencernaan hewan.

Baca Juga:  Pemilu Sudah Selesai, Ketua MUI Medan: Serahkan Semua Pada Ahlinya

“Penyembelihan hewan kurban serta uraian atau penjelasan guru dibagikan secara live streaming dan disaksikan seluruh siswa” imbuh Patris.

Sementara itu, di wilayah Bone penyembelihan hewan kurban dilakukan oleh guru dan karyawan, sebagian siswa juga dilibatkan untuk membantu proses pendistribusian kepada warga di sekitar sekolah. “Harapannya semoga semakin tumbuh semangat berbagi kepada sesama, “ ujar Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Wilayah Bone Syamsul Bahri, S.Pd.I.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed