oleh

Walikota Lantik 34 Pejabat Pemkot Makassar

-Makassar-1.152 views
Media Sosial

Makassar, Barru Pos – Gerbong mutasi Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kembali bergerak hari ini.
Mutasi dalam struktur pemerintahan dibutuhkan demi memperbaiki performa, dan manajerial pemerintahan yang lebih baik kedepan.
Dalam hal ini Wali Kota Ir. H. Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengatakan, Pelantikan 34 Pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Makassar yang diselenggarakan di Pelataran Upacara Balaikota Makassar, Jalan Ahmad Yani, Kota Makassar, (24/04/19) menjadi lokomotif awal pergantian Kabinet, di akhir Pemerintahannya di tahun ini.

Sang Wali Kota Danny juga mengatakan, bahwa mutasi pada sebuah struktur pemerintahan itu, bagai air di sungai. Berulang kali Danny menyebut, bahwa ia ibarat es putar yang beku, dan akan cair jika terlalu sering diputar.

Namun, metode pergantian struktur birokrasi dengan methode mutasi yang Walikota Danny Pomanto lakukan selama ini dinilai sangat tepat. Terbukti hal itu berdampak pada tradisi prestasi yang kian meningkat di tubuh Pemkot yang dinakhodainya itu.

Makassar hari ini kembali dinobatkan sebagai pemerintahan terbaik nomor satu di Indonesia.
Penghargaan tersebut akan diterima pada 25 April di Kabupaten Banyuwangi.

Selain itu, pada akhir masa Pemerintahannya, Wali Kota Danny Ramdhan Pomanto mendapatkan Prasamya Purnakarya Nugeraha.

“Ini adalah puncak prestasi dari sebuah Pemerintahan Daerah. Artinya terbukti bahwa, filosofis memutar es putar itu benar. Birokrat kita memiliki etos kerja yang benar, dan bekerja sangat baik. Walaupun belum sempurna,” ucap Danny.

Pejabat yang dilantik merupakan pilihan dari tiga Birokrat terbaik di Makassar.
Untuk Eselon II Wali Kota Danny menjelaskan, bahwa mereka yang dilantik itu merupakan pilihan dari tiga birokrat yang berhasil melewati proses panjang lelang jabatan.

Menurut Wali Kota Danny, itulah fase paling sulit karena dirinya harus memilih satu diantaranya.

Baca Juga:  Bak Upacara Lapangan di Darat, Lantamal VI Makassar Gelar Upacara di Dasar Laut Pulau Samalona

“Begitu banyak pertimbangan. Tapi kami bersyukur SKPD Kota Makassar yang telah melalui fase-fase tekhnis yang ditentukan oleh negara. Termasuk test neurosains yang menjadi salah satu syarat yang harus dilalui,” ungkap Danny.

Salah satu test yang harus mereka lalui hingga mampu meraih posisi tersebut yaitu lulus dari fase test neurosains.
Tes Neurosains adalah test mempelajari sistem saraf atau sistem neuron seorang calon pejabat.
Area studi mencakup struktur, fungsi, sejarah evolusi, perkembangan, genetika, biokimia, fisiologi, farmakologi, informatika, penghitungan neurosains, dan patologi sistem saraf.

Neurosains telah diterapkan di beberapa negara maju seperti Singapura, dan Jepang.
Di Kota Makassar, kita juga turut menerapkan test ini lho, dan telah diatur dalam Perwali.
Hal ini akan mengungkap seseorang tepat di tempatkan di salah satu jabatan atau tidak.

Semoga dengan proses yang cukup baik ini, melahirkan pejabat publik yang berintegritas, dan mampu berpikir secara strategis untuk menjaga trend prestasi Kota Makassar kedepannya.

Lebih dari itu, Danny mengatakan waktu pelantikan sengaja dipilih setelah ajang pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) digelar, guna menghindari adanya anggapan bahwa susunan Kabinet yang dibentuk syarat untuk kepentingan politik.

Berikut 14 Pejabat Eselon II yang dilantik:

1. Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Firman Hamid Pagarra;

2. Kepala Dinas UKM dan Koperasi, Harun Rani;

3. Kepala Dinas Perhubungan, Muh. Iqbal Asnan;

4. Kepala Dinas Penataan Ruang, Nirwan Nisman Mungkasa;

5. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Suhartini;

6. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Andi Zulkifli Nanda;

7. Kepala Dinas Sosial, Akhmad Namsum;

8. Kepala Dinas Perpustakaan, Muhyiddin;

9. Kepala Dinas Balitbangda, Suwiknyo;

Baca Juga:  Sosok di Balik Suksesnya Lantamal VI Gelar Upacara Penadataganan Pakta Integritas Dasar Laut

10. Kepala Dinas Pariwisata, Kamelia Thamrin Tantu;

11. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Hamka;

12. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Ichwan Jacub;

13. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Nur Kamarul Zaman;

14. Kepala Badan Kesbangpol, Andi Syahrum.

Reporter: Tomy

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed