oleh

Warga Keluhkan Polusi Udara PLTU Barru, Begini Tanggapan DPRD Barru

-Berita-714 views
Media Sosial

BARRU POS — Warga Bawasaloe, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, mengadu di DPRD Barru dampak polusi dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Barru, terhadap kesehatan masyarakat setempat.

“Harapan kami PLTU Barru tidak menutup mata bahwa ada persoalan serius dalam penanganan limbah.

Meskipun sebagai objek vital nasional tentunya tidak sampai mengabaikan hak-hak warga sekitar,” kata warga saat mengadu di DPRD Barru, Rabu (04/12/2019), kemarin, bahwa kami minta perhatian kepada PLTU.

Baca Juga:  Bupati Barru Memastikan Bangun Tanggul Pemecah Ombak di Sumpang
Baca Juga:  Sedih: Rumah Nenek Johoria Ditempatinya Habis Terbakar

Dalam rangka menjembatani warga DPRD Barru akan mengomunikasikan persoalan ini terkait PLTU Barru.

Selain soal kesehatan, masyarakat Desa Lampoko juga masih memiliki kekhawatiran atas dampak debu PLTU yang bisa memengaruhi tingkat kesuburan tanah pertanian dan terutama laut, yang tidak seperti dulu didapatkan penghasilan nelayan.

Rusdima warga sekitar PLTU, mengakui adanya kekhawatiran atas dampak negatif yang ditimbulkan oleh debu yang diduga berasal dari PLTU.

“Kekhawatiran soal polusi debu telah lama dirasakan oleh warga yang berdampingan langsung dengan PLTU,” ujarnya.

Baca Juga:  Diantara 7 Kabupaten Kota Penerima WTP Soppeng Salah Satu di Antaranya

Sementara Sekretaris Komisi II DPRD Barru, Samsu Rijal ditemui barrupos.com, di kantor DPRD Barru, pada Kamis (05/12/2019) mengatakan PLTU harus memberikan kompasasi, kepada warga, dan mengadakan Musyawarah jika tidak ada kecocokan maka akan melakukan investigasi melalui pemerikasaan andal CSR dan pencarmatan.” ucap Samsu Rijal anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan.

Tim: barrupos.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed