oleh

Warga SMA Islam Athirah 1 Makassar Hari Ini Kompak Berbatik, Kepsek: Itu Nasionalisme

-Berita-699 views
Media Sosial

BARRU POS —Batik merupakan ciri khas Bangsa Indonesia warisan asli budaya yang tidak dimiliki bangsa lain. Batik juga dapat disebut sebagai identitas bangsa Indonesia karena telah populer dalam dunia internasional. Apalagi saat ini batik masuk dalam daftar perwakilan warisan budaya tak benda United Nations of Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) tahun 2009.

Di Indonesia, setiap tanggal 2 Oktober diperingati sebagai hari batik nasional. Tahun ini, hari batik nasional jatuh pada Rabu (2/10/2019). Berbagai institusi dan lembaga pendidikan ikut merayakan peringatan hari batik nasional dengan mengenakan pakaian batik. Tak ketinggalan, warga SMA Islam Athirah 1 Makassar hari ini kompak mengenakan batik dengan berbagai corak.

Sehari sebelumnya, seluruh insan Kalla Group (Korporasi Induk SMA Islam Athirah 1 Makassar) diimbau untuk mengenakan pakaian batik dalam rangka memperingati hari batik nasional yang jatuh pada hari ini.

Antusiasme guru, siswa, dan karyawan SMA Islam Athirah 1 Makassar memperingati hari batik nasional terlihat kental hari ini, berbagai jenis batik yang digunakan warga sekolah binaan keluarga Wakil Presiden RI, H.M. Jusuf Kalla itu mewarnai iklim belajar pada hari ini. Ada yang menggunakan bating jlamprang, terang bulan, cap kombinasi tulis, tribusana, hingga batik lontara bugis makassar khas Sulawesi Selatan.

Guru seni dan budaya SMA Islam Athirah 1 Makassar Asri Mery Sidowati, S.Sn., M.F.A. sangat mengapresiasi kekompakan guru, siswa, dan karyawan yang telah menggunakan batik pada hari ini. Ia menyebutkan, hal itu menjadi pembelajaran kepada siswa tentang kekayaan Indonesia dengan batik.

Baca Juga:  Kisah Haru Bupati Barru Bersama Istri, Halal Bi Halal Keluarga di Desa Ajakkang
Baca Juga:  Antisipasi Corona, Ini Imbauan Bupati Barru ke SKPD, Lurah-Kades dan Warga

“Sangat bagus sekali untuk memperkenalkan budaya Indonesia, khsusnya seni batik yang harus kita lestarikan sebagai salah satu identitas atau jati diri bangsa Indonesia. Dan ini menjadi pembelajaran khusus kepada siswa kita bahwa betapa kayanya Indonesia dengan berbagai batiknya” ujar alumnus Korea Nasional University of Art, Seoul, Korea Selatan itu.

Sementara itu, Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd. turut merasa bangga dengan warga sekolah yang telah mengindahkan imbauan tersebut. Menurutnya, hal itu sebagai bentuk rasa nasionalisme terhadap NKRI.

“Merasa bangga, melihat anak-anak, guru dan karyawan memakai batik. Kelihatan rasa nasionalismenya, cinta produk dalam negeri semakin kuat, anak-anak juga sangat senang dan bangga. Malah ada siswa yang bertanya, bisakah setiap hari pakai batik?” ujar Tawakkal sambil menirukan siswanya.

Penulis: Sukri Muhammad
Reporter : Mudaksir Anci

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed