oleh

YBHI Temukan Proyek Jalan Beton, Ada Isinya Batu, Melanggar?

-Berita-616 views
Media Sosial

BARRU POS — Proyek pembangunan jalan betonisasi di Beramase, Salomoni, Desa Lipukasi, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, menuai kritikan. Kritikan tidak hanya muncul dari masyarakat dan organisasi masyarakat. Pasalnya, kualitas dari jalan tersebut tidak sebanding dengan biayanya yang begitu besar.

Ditektur YBHI dan Wartawan saat melihat langsung kondisi jalan itu, pihak kontraktor boleh diduga telah menyalahi bestek. Dimana, material yang digunakan tidak sesuai dengan material yang seharusnya digunakan untuk pekerjaan cor beton. Misalnya, batu yang digunakan adalah batu kali (sungai) yang ukurannya besar-besar. Batu seperti ini lebih cocok digunakan untuk pondasi.

Ternyata, batu yang digunakan pihak kontraktor untuk melakukan pengeceran, menyalahi bestek.Pihak kontraktor gunakan batu sungai atau batu kali yang ukurannya besar-besar,” katanya.

Harisman sangat menyayangkan sikap kontraktor yang mengabaikan kepentingan masyarakat dan hanya mementingkan keuntungan besar.

Kita tidak mau Barru ini dijadikan lahan untuk memperkaya diri sendiri. Kasian daerah kita. Seharusnya, para kontraktor yang mengerjakan jalan beton di Kabupaten Barru tidak semata mengejar keuntungan. Tapi lebih pada kualitas dan mutu. Sehingga masyarakat betul-betul bisa menikmatinya. Bukan justru sebaliknya,” tuturnya.

Diketahui pembangunan jalan beton ini yang dikerjakan oleh PT Ratu Lingga Jaya Rp 2.770.295.000,00 dengan Dana APBD Perubahan tahun 2019, dengann 27 Kalender mulai 5 Desember sampai 31 Desember 2019, untuk peningkatan jalan ruas mareto, baramase salomoni, di Desa Lipukasi, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, jalan beton K.275 1040 M x 4,5 m x 0.25 m dari Dinas PUPR Barru.

Proyek tersebut diduga baru selesai dibawah 50 % Proyek tersebut seharusnya selesai 31 Desember 2019 lalu namun faktanya sampai saat ini belum juga tuntas dan tidak dikerjakan lagi,” kata Harisman.

Baca Juga:  Forkopimda Barru Sepakat Segera Izinkan Kembali Aktivitas Tempat Ibadah

Sumber: Direktur Kompak

Penulis: barrupos.com

Komentar

News Feed