BARRUPOS.COM, BARRU – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Barru ke-66 yang diperingati pada 20 Februari 2026 menjadi momen strategis untuk memperkuat arah pembangunan daerah yang bertumpu pada Desa.
Dengan mengusung tema “Melangkah Maju Dengan Semangat Mappadeceng Menuju Barru Berdaya dan Berketahanan”, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam mendorong kemajuan daerah secara bersama-sama.
Sejak ditetapkan pada 20 Februari 1660, Kabupaten Barru telah melalui perjalanan panjang dalam membangun fondasi kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakatnya.
Memasuki usia ke-66, pembangunan yang berfokus pada Desa sebagai pusat pertumbuhan menjadi salah satu prioritas utama dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
Tokoh masyarakat yang juga Calon Kepala Desa Libureng, Rahmatullah, menyampaikan bahwa Desa memiliki posisi yang sangat penting dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat.
“66 tahun perjalanan Barru adalah bukti bahwa kita mampu bertahan dan berkembang. Kini saatnya Desa menjadi pusat kekuatan pembangunan,” ujar Rahmatullah dalam keterangannya, Senin (13/4/2026).
Ia menjelaskan bahwa pembangunan di tingkat Desa harus mampu menjawab kebutuhan langsung masyarakat, khususnya bagi petani dan generasi muda.
Menurutnya, kemudahan akses bagi petani serta pemberdayaan pemuda menjadi faktor utama dalam menciptakan Desa yang mandiri dan produktif.
“Petani harus dipermudah dalam akses dan distribusi hasil. Pemuda perlu disatukan dalam visi yang sama untuk membangun Desa. Ketika ekonomi Desa hidup, maka kesejahteraan masyarakat akan meningkat secara menyeluruh,” lanjutnya.
Desa Libureng dinilai siap berkontribusi secara nyata dalam mendukung arah pembangunan Kabupaten Barru ke depan.
Sejumlah program berbasis masyarakat pun mulai dirancang, meliputi penguatan sektor pertanian, pengembangan ekonomi lokal, serta peningkatan keterlibatan pemuda dalam berbagai kegiatan produktif.
Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk mewujudkan Desa yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.
Momentum peringatan Hari Jadi Barru ke-66 ini diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan sebagai bahan refleksi bersama untuk terus bergerak maju.
Dengan semangat Mappadeceng yang bermakna berbuat baik dan benar, masyarakat Barru diajak untuk bersatu dalam membangun daerah yang lebih kuat, mandiri, dan berkelanjutan.
“Itulah komitmen kami,” tegas Rahmatullah.





