Italian Trulli
Barrupos shared

Barrupos.com, 22 Maret 2026 — Halalbihalal Keluarga Besar Kampung Baru, Desa Ajakkang, Kecamatan Soppeng Riaja yang digelar di Perguruan Muhammadiyah Kampung Baru pada 3 Syawal 1447 H berlangsung meriah dan penuh kehangatan. Kegiatan ini dihadiri sekitar 500 orang, baik warga yang menetap di Kampung Baru maupun yang datang dari berbagai daerah, menunjukkan kuatnya ikatan kekeluargaan yang terus terjaga lintas generasi.

Sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., sesepuh keluarga Prof. dr. H. Syarifuddin Wahid, Ph.D., Sp.PA(K), Sp.F, DFM., Ketua Panitia Prof. Dr. Ir. Sitti Nurani Sirajuddin, S.PT., M.Si., Dekan FT Unhas Prof. Dr. Eng. Ir. Muhammad Isran Ramli, S.T., M.T., IPM., Guru besar Faperta Unhas Prof. Dr. Dahliana Dahlan. Ketua DPRD Kab. Maros, serta Kepala Dinas Perpustakaan Barru Charly Fischer. Hadir pula unsur pemerintah daerah seperti Kepala Dinas Pertanian, Camat Soppeng Riaja, Kepala Desa Ajakkang Hatmawati Syam, PCM Soppeng Riaja, Ir. Husni Kasim, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. Momentum silaturahmi ini semakin bermakna melalui tausiyah yang disampaikan oleh Dr. K.H. Abbas Baco Miro, Lc., M.A., yang menyampaikan pentingnya menjaga ukhuwah, memperkuat nilai keislaman, serta merawat tradisi kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Barru memberikan apresiasi atas soliditas keluarga besar Kampung Baru yang tetap menjaga hubungan kekeluargaan meski telah tersebar di berbagai wilayah. Ia juga menyoroti nilai historis lokasi kegiatan yang menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan di Barru.

“Perguruan Muhammadiyah Kampung Baru ini telah berdiri sejak tahun 1927 dan kini mendekati usia satu abad. Dari tempat ini lahir banyak tokoh besar dan cendekiawan. Ini adalah warisan berharga yang harus terus dijaga dan dikembangkan,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Syarifuddin Wahid menyampaikan rasa bangga atas eksistensi lembaga pendidikan tersebut sebagai simbol kebersamaan dan identitas kolektif masyarakat Kampung Baru.

“Kita memiliki sekolah berusia hampir 100 tahun yang menjadi kebanggaan bersama. Inilah yang selalu memanggil kita untuk kembali, berkumpul, dan menjaga harmoni kekeluargaan,” tuturnya.

Lebih dari sekadar tradisi tahunan, halalbihalal ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat identitas, mempererat solidaritas, serta meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai kekeluargaan di tengah dinamika zaman.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *