Barrupos.com-Kaligrafi adalah Seni Tulisan Indah yang dapat ditulis menggunakan berbagai Aksara. Kaligrafi yang selama ini lebih banyak dikenal adalah Kaligrafi Arab (Kaligrafi Islam) yang menggunakan bentuk tipografi aksara Arab yang cenderung mirip antara satu dengan lainnya. Kali ini, tim pengabdi dari Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar (FSD UNM) mengembangkan desain kaligrafi Islam kontemporer yang menghadirkan perpaduan antara tradisi dengan desain modern, menjadikannya unik sekaligus baru. Keunikan dan kebaruannya terletak pada kemampuannya melampaui fungsi tekstual semata, menjadi bentuk seni ekspresif yang mengeksplorasi estetika visual, eksperimentasi dengan berbagai media dan teknik, tipografi modern, warna-warna berani, dan bentuk dekonstruktif, sehingga menghasilkan karya yang tetap menghormati warisan Islam tetapi juga berbicara dalam bahasa visual universal yang segar dan relevan.
Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Makassar (UNM) yang dinaungi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UNM yang salah satunya berjudul PKM ‘Pelatihan Pembuatan Kaligrafi Islam Kontemporer sebagai Hiasan Dinding’ berlangsung di Pondok Pesantren Pusat As’adiyah Sengkang, Wajo, Sulawesi Selatan, Minggu (20/07/2025).
Kegiatan diikuti oleh 31 peserta yang menunjukkan antusiasme besar selama proses pelatihan yang terekam pada dokumentasi kegiatan. Peserta terdiri dari Mahasiswa Ma’had Aly Pusat As’adiyah Sengkang, Mahasiswa Unisat As’adiyah, Pendidikan Diniyah Formal Putra dan Putri Sengkang, Madrasah Aliyah As’adiyah Putra dan Putri (dengan total 29 orang), serta 2 (dua) orang guru dari Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang. Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang, Drs. H. Andi Hasbi Gani, M.Si.

Kegiatan PKM ini berfokus kepada pelatihan pembuatan kaligrafi dengan mengeksplorasi tipografi aksara Arab dengan bentuk yang lebih cair dan fleksibel (diistilahkan juga sebagai kaligrafi kontemporer). Hasil pembuatan kaligrafi dilanjutkan dengan proses pewarnaan. Pelatihan ini memberikan pengetahuan serta keterampilan kepada peserta sebagai upaya pelestarian warisan nilai-nilai ke-Islam-an dengan menggabungkkan Seni dan Dakwah, sekaligus dapat menjadi bekal bagi peserta yang ingin menjadikan kegiatan ini sebagai sumber ekonomi kedepannya.
Tim pelaksana kegiatan PKM ini terdiri dari Prof. Dr. H. Abd. Aziz Ahmad, M.Pd., dan Sri Riski Wulandari, S.I.Kom., M.I.Kom. yang keduanya merupakan dosen FSD UNM.
“Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan sekaligus keterampilan pembuatan kaligrafi sebagai upaya pelestarian warisan nilai-nilai ke-Islam-an dengan menggabungkkan Seni dan Dakwah sehingga lebih menarik dan membumi. Hasil kegiatan ini juga memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi kegiatan kewirausahaan jika melihat minat masyarakat terhadap hiasan dinding yang masih banyak ditemukan di rumah-rumah,” ujar Abd. Aziz Ahmad yang didampingi Sri Riski Wulandari, dan turut dihadiri pula oleh Indra Baso Wijaya Aziz (dosen FSD UNM) yang terlibat mendokumentasikan seluruh proses kegiatan.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UNM, Dr. Jamilah, M.Sn. menyatakan bahwa kegiatan PKM LP2M UNM adalah upaya berkelanjutan yang diharapkan dapat berkontribusi untuk pemberdayaan serta kemajuan masyarakat dan negara.





